Wanita Ini Tenggak Racun di Samping Bayinya yang Baru 1 Minggu
"Indikasinya bunuh diri, sebab pintu kontrakan sengaja dikunci dari dalam oleh korban dan kuncinya masih menggantung,"
POSBELITUNG.COM, CILEUNGSI - Kapolsek Cileungsi, AKP Eko Munarianto mengatakan, penyebab Dedeh Nurseha (26) nekat bunuh diri di depan bayi yang baru dilahirkan seminggu karena masalah ekonomi.
AKP Eko menjelaskan, setelah jenazah dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur pihak keluarga menolak Dedeh diotopsi.
"Kalau informasi dari keluarga, katanya karena beban ekonomi," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (6/12/2015).
Dia menambahkan, dari keterangan keluarga korban, korban menikah sirih dengan sumia yang bernama Lutfi.
Saat kejadian, Lutfi sedang berada ditempat kerjanya.
"Kalau informasi dari keluarga, katanya karena beban ekonomi," kata dia
Lantaran ada penolakan dari pihak keluarga untuk di outopsi, polisi menyimpulkan korban tewas bunuh diri meminum racun.
"Indikasinya bunuh diri, sebab pintu kontrakan sengaja dikunci dari dalam oleh korban dan kuncinya masih menggantung," katanya.
Seperti diberitakan Sebelumnya, Dedeh Nurseha ditemukan tewas di dalam rumah kontrakannya, Sabtu (5/12/2015).
Dedeh mengontrak di rumah milik Samaludin yang berlokasi Kampung Rawailat, Gang Sawadaya 1, RT 03/09, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sekitar pukul 12.30 WIB warga Kampung Siluman, RT 05/01, Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi ditemukan sudah tidak bernyawa oleh warga.
Disamping korban ada bayi perempuan berusia satu minggu yang sedang menangis sehingga mengundang warga untuk mendatangi kontrakan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/racun_20151207_234040.jpg)