Breaking News:

Liputan Khusus Makam Kuno

Yusril Ihza Mahendra Menilai Sejarah Gunong Sepang Bisa Direkonstruksi

SAYA mencoba untuk mencari jejak jejak historis dengan menggabungkan antara arkeologi dengan sejarah.

KOMPAS.com/NAZAR NURDIN
Yusril Ihza Mahendra 

Laporan Wartawan Pos Belitung Wahyu Kurniawan

News Analysis
Yusril Ihza Mahendra
Tokoh Masyarakat Belitong

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - SAYA mencoba untuk mencari jejak jejak historis dengan menggabungkan antara arkeologi dengan sejarah. Dari situ saya punya satu teori, sebenarnya bukti bukti sejarah itu bisa ditelusuri dengan keramik.

Karena keramik itu suatu benda buatan manusia yang paling mampu bertahan terhadap alam, jadi kalau keramik itu tenggelam di bawah laut, katakan lah sampai 1200 tahun, keramik itu tidak apa apa, tapi glasirnya mulai hilang, tapi keramik itu dibuat orang berdasarkan ciri khas dari suatu zaman, kalau di Cina dikaitkan dengan dinasti.

Saya temukan di Gunong Sepang itu keramik keramik dari Dinasti Tang, Yuan, dan Sung. Bahkan belakangan dari Dinasti Ming juga ada.

Jadi itu menunjukkan bahwa Orang orang Cina menambang situ sudah lama sekali dan temuan temuan keramik di Gunung Sepang itu menyebar sporadis dalam beberapa belas kilometer.

Hal itu menunjukkan bahwa sebenarnya ada pemukiman yang besar di situ, pemukiman orang orang Cina.

Jadi mungkin Gunong Sepang itu bisa direkonstruksi kembali. Sebab masih ada bekas bekas rumah dari kayu bulian, walaupun sudah berkali kali di makan api, tapi itu masih tegak berdiri dan baloknya dimensinya sampai 40x40 cm.

Kalau tembok tembok rumah Cina masih ada sebagian, dari kayu juga masih ada, tapi beberapa kuburan itu ada di atas atas bukit.

Halaman
12
Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved