Breaking News:

Liputan Khusus Makam Kuno

Hutan Gunong Sepang Dilindungi Sejak Zaman Belanda

Kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Belitung ini ternyata juga merupakan kawasan hutan yang dilindungi sejak lama.

Pos Belitung/Wahyu Kurniawan
Pengendara motor sedang melintas di hutan kerangas kawasan perbukitan Gunong Sepang, Desa Renggiang, Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur, Sabtu (19/12/2015) sore. 

Hazah mengatakan, pada era tahun 50-an sampai 60-an masih bisa dijumpai banyak rusa, kijang, dan pelanduk di kawasan tersebut.

“Tapi sekarang cari rusa dan kijang sudah semakin susah, kalau pelanduk masih bisa, sudah susah mungkin karena cara perlindungannya tidak seperti zaman dulu,” kata Hazah.

Hingga kini, sejumlah pohon kelas satu masih banyak dijumpai di Gunong Sepang. Sebut saja misalnya pohon meranti dan cengal, atau bulian dan betor. Sebagian ukuran pohon-pohon tersebut sudah melebihi pelukan tangan orang dewasa.

“Jadi karena kawasan itu memang sejak dulu dilindungi, saran saya sebaiknya tetap kita jaga sama-sama agar tetap lestari,” ujar Hazah.

Diangkatnya sejarah Gunong Sepang membuak Kepala Desa Renggiang Sudarwin langsung bersemangat. Ia menyatakan berharap sejarah itu bisa digali dan dikemas sebagai aset budaya dan pariwisata Kabupaten Belitung Timur.

Pria yang juga warga asli Dusun Liring ini mengatakan, banyak cerita unik yang menyelimuti Gunong Sepang.

Di antaranya soal tiang bendera yang konon bekas peninggalan Belanda, susunan batu yang terlihat seperti buah karya tangan manusia, dan keberadaan orang Cina sebelum zaman colonial Belanda.

“Dulu ada cerita Payun, orang Cina yang menikah dengan perempuan pribumi, cerita itu kata orang-orang tua sini sudah ada sebelum Belanda masuk ke Belitung,” kata Sudarwin kepada posbelitung.com, Selasa (22/12/2015).

Sayang banyak generasi muda sekarang tidak mengetahui sejarah Gunong Sepang. Sudarwin sendiri merasa hal itu merupakan sebuah potensi yang bisa kemas menjadi sebuah daya tarik.

Tidak hanya soal pariwisata, tapi juga untuk objek penelitian. Ia mengatakan, Pemerintah Desa Renggiang siap memberikan dukungan bila Pemkab Beltim mempunyai keinginan untuk mengembangkan Gunong Sepang.

“Daerah itu kan Hutan Lindung, jadi kita bisa mengembangkan kegiatan-kegiatan yang tidak merusak lingkungan, dan kami di desa siap memberikan dukungan penuh,” kata Sudarwin.(kk1)

Selengkapnya baca edisi cetak POS BELITUNG Sabtu (26/12/2015). 


Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved