Breaking News:

Remaja Dikejar Polisi: Ampun Pak, Jangan Ditembak

Beberapa diantaranya berhasil melarikan diri, sedangkan sisanya diamankan, dua diantaranya DP (15) dan A (14).

Tribun Jateng/Muh Radlis
DP (15) dan A (14) diamankan polisi saat menggelar razia. Saat akan kabur sepeda motornya bertabrakan dengan sepeda motor trail milik polisi, Sabtu (2/1/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

POSBELITUNG.COM, SEMARANG - Kerumunan remaja yang nongkrong di Jalan Pemuda langsung berhamburan menggeber sepeda motornya saat melihat kedatangan Tim Elang Polrestabes Semarang, Sabtu (2/1/2016) dini hari.

Mereka saat itu sedang berpesta minuman keras jenis vodka tepat di depan minimarket di jalan tersebut.

Beberapa diantaranya berhasil melarikan diri, sedangkan sisanya diamankan, dua diantaranya DP (15) dan A (14).

Mereka terjatuh dari sepeda motornya setelah bertabakan dengan sepeda motor trail milik polisi.

Saat terjatuh pun DP dan A masih berusaha melarikan diri.

Saat melarikan diri inilah DP membuang sebilah pedang yang disembunyikan di balik bajunya.

Polisi yang mengejar pun langsung berteriak memberikan peringatan kepada DP sementara A sudah terlebih dahulu tertangkap.

"Jangan lari, kalau tidak saya tembak," kata anggota polisi yang mengejar.

Mendengar peringatan itu, DP akhirnya menghentikan larinya dan langsung mengangkat tangannya.

"Ampun pak, jangan ditembak," kata DP yang masih berstatus pelajar kelas satu di SMK swasta di Kota Semarang itu.

Setelah diperiksa, kedua remaja ini pun dibawa ke Polsek Semarang Tengah untuk diproses hukum lebih lanjut.

Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved