Breaking News:

Korupsi Dana Pinjaman Daerah, Mantan Bupati Aceh Utara Dituntut 8 Tahun Bui

Tuntutan itu dibacakan oleh JPU Suhendra SH Cs di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh.

Editor: Edy Yusmanto
KOMPAS.com/ DASPRIANI Y ZAMZAMI
Mantan Bupati Aceh Utara, Ilyas A Hamid menjadi DPO Kejaksaan Tinggi Aceh atas kasus korupsi senilai Rp 7,5 miliar berhasil ditangkap oleh Tim Kejaksaan di Medan Sumatera Utara dan langsung diboyong ke Aceh untuk menjalani pemeriksaan. 

POSBELITUNG.COM, BANDA ACEH - Mantan Bupati Kabupaten Aceh Utara Ilyas A Hamid atau yang akrab disapa Ilyas Pasee dituntut delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Senin (4/1/2016).

Tuntutan itu dibacakan oleh JPU Suhendra SH Cs di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh.

Ilyas Pasee dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi dana pinjaman daerah pada PT BPD Aceh Cabang Lhokseumawe sebesar Rp 7,5 miliar.

Ilyas Pase dinyatakan bersalah karena tidak menggunakan dana pinjaman tersebut sesuai peruntukan.

"Menyatakan terdakwa Ilyas A HAmid terbutkti bersalah melakukan tindak pidana korupsi," tutur Suhendra.

Selain dituntut delapan tahun penjara, Ilyas Pasee juga dibebankan denda sebesar Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan.

Untuk diketahui, ini kali kedua bagi Ilyas menjalani proses hukum. Sebelumnya, dia juga terlibat perkara deposito kas Pemkab Aceh Utara Rp 220 miliar bersama mantan wakil bupati Aceh Utara, Syarifuddin SE. Dalam kasus tersebut, Ilyas sedang menunggu putusan kasasi dari Mahkamah Agung.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved