Breaking News:

Operasi TI Rajuk Meresahkan, Warga Jangan Ambil Tindakan Sendiri

Polres Beltim mengimbau masyarakat terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait keberadaan tambang inkonvensional (TI) rajuk di wilayahnya.

Penulis: tidakada020

MANGGAR, POS BELITUNG - Polres Beltim mengimbau masyarakat terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait keberadaan tambang inkonvensional (TI) rajuk di wilayahnya.

Imbauan ini terkait laporan warga Danau Nujau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung Beltim yang mengeluhkan beroperasinya tambang inkonvensional (TI) Rajuk di kawasan persawahan daerah itu.

Kapolres Beltim, AKBP Nugrah Trihadi melalui Kabag Ops Polres Beltim, Kompol Yusuf Rusman mengingatkan warga agar jangan mengambil tindakan sendiri terhadap TI rajuk yang beroperasi secara ilegal di daerahnya.

Namun sebaiknya warga tetap berkoordinasi dengan polsek terdekat atau Polres Beltim.

"Kepada masyarakat yang mengeluhkan keberadaan TI rajuk jangan sampai bertindak sendiri, tapi lebih baik koordinasi dengak pihak kepolisian baik polsek terdekat atau polres," kata Yusuf Rusman kepada Pos Belitung, Rabu (13/1).

Ia mengatakan, berdasarkan imbauan pihak Polsek Gantung dan Koramil Gantung kepada para penambang di kawasan persawahan Danau Nunjau agar mengosongkan lokasi itu sampai batas waktu Rabu (13/1) kemarin.

Namun, apabila para penambang masih tetap membandel, pihak Polsek Gantung akan menindak tegas dengan menertibkan operasional TI rajuk itu.

"Bila para penambang itu masih membandel, terpaksa kami tindak tegas. Kami tertibkan dan di backup oleh personil dari Polres juga," tegasnya.

Ia menegaskan kepada para penambang tersebut bahwa harusnya mereka mengikuti aturan yang berlaku.

"Penambang itu harus tetap mengikuti aturan yang ada jangan sampai menyalahi aturan dan kami imbau tidak ada lagi operasional penambangan disitu," katanya. (n5)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved