Breaking News:

Teror Bom di Sarinah

Kedipan Mata Polisi yang Jadi Korban Teror Bom Sarinah

Bahkan, hingga Senin (18/1/2016) petang ia masih terbaring di ruang IGD dengan sejumlah alat medis terpasang di tubuhnya.

Editor: Edy Yusmanto
(TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Sejumlah kendaraan melintas di depan pos polisi Sarinah pasca penyerangan teroris di pos polisi dan sejumlah gedung di Sarinah Thamrin Jakarta, Jumat (15/1/2016). Serangan teroris pada Kamis (14/1/2016) tersebut mengakibatkan beberap tempat dan kendaraan mengalami rusak berat . 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Dua tembakan jarak dekat dari pelaku teror kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Kamis (14/1/2016) lalu, sempat membuat anggota Provost Polres Jakarta Pusat, Aiptu Budiono mengalami koma atau kritis di RSPAD Gatot Soebroto.

Bahkan, hingga Senin (18/1/2016) petang ia masih terbaring di ruang IGD dengan sejumlah alat medis terpasang di tubuhnya.

Sejumlah rekan Provost dan pejabat polres, polda dan Polri telah membesuknya. Namun, ia belum bisa berbicara. Ia hanya bisa berkomunikasi lewat kedipan mata.

"Saya sudah besuk dia. Pak Budi sudah siuman, tapi belum bisa bicara. Dia bicaranya hanya bisa bahasa tubuh, lewat kedipan mata saja. Misal ditanya haus tidak, jawabnya lewat kedipan matanya," ujar Wakil Kasat Polres Jakpus, Kompol Lilik K.

Menurutnya, saat ini kegiatan makan dan minum Budi masih melalui selang yang terpasang di mulutnya.

Namun, kedua bola mata Budi sudah mulai berbinar dan tidak sayu lagi seperti sebelumnya.

"Kata dokter, dua peluru yang tembus itu kena paru-paru dan ususnya. Selang juga masih nempel di mulut dan tangannya. Saya mohon doanya saja supaya dia terus membaik. Mudah-mudahan nanti kalau terus membaik selangnya bisa dilepas," jelasnya.

Menurut Lilik, saat kejadian Budiono tengah mengawal Kapolres Jakpus Kombes Hendro Pandowo yang memimpin pengamanan kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla di wilayah Kemayoran.

Keduanya meluncur ke lokasi setelah mendapatkan laporan adanya ledakan di kawasan Sarinah.

"Saya sebelum ke TKP sedang pengamanan unjuk rasa di depan DPRD. Setelah ada informasi ledakan, saya ke Sarinah. Saat di lokasi, Pak Budiono mendampingi Pak Kapolres," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved