Padang Versus Cendil Berlangsung Ricuh, Wasit Tinggalkan Lapangan

Pertandingan berhenti menyusul kericuhan antara kedua tim yang berlaga, Desa Cendil (kostum hitam) melawan Desa Padang (kostum kuning).

Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Ricuh - Laga perdelapan besar Kejuaraan Bola Antar-Desa se-Kabupaten Beltim memperingati HUT Beltim ke-13, Selasa (19/1/2016) kemarin berlangsung ricuh. Pertandingan yang mempertemukan Desa Cendil (kostum hitam) melawan Desa Padang (kostum kuning) itu berlangsung di Stadion Utama Belitung Timur Belangi. 

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Laga lanjutan fase perdelapan besar kejuaraan sepakbola antar-desa memperingati HUT Beltim ke-13 di Stadion Utama Belitung Timur Pelangi, Selasa (19/1/2016) sore tadi terpaksa dihentikan tanpa menyudahi pertandingan dengan waktu normal.

Pertandingan berhenti menyusul kericuhan antara kedua tim yang berlaga, Desa Cendil (kostum hitam) melawan Desa Padang (kostum kuning).

Saat dihentikan, Desa Padang unggul sementara atas Desa Cendil dengan skor 1-0.

Kericuhan dimulai pada pukul 16.10 WIB. Kericuhan bermula dari kemelut yang melilbatkan kontak fisik antar-pemain dua kesebelasan di daerah pertahanan Desa Cendil.

Dari tribun penonton, tampak pemain kedua tim bersitegang.

Petugas kepolisian, anggota Satpol PP Beltim, sejumlah pria berseragam PNS, dan sejumlah pria yang diperkirakan adalah bagian dari kedua tim turun ke lapangan.

Ketegangan terjadi.

Satu dari dua tim yang berlaga menilai kepemimipinan wasit tidak fair.

Wasit pun memutuskan meninggalkan lapangan.

Official pertandingan juga tampak memanggil masing-masing perwakilan kedua tim.

Mereka merapatkan bagaimana maunya kelanjutan pertandingan.

Hingga pukul 18.00 WIB atau hampir dua jam setelah kericuhan bermula, masing-masing tim sudah tampak membubarkan diri meninggalkan Stadion Utama Belitung Timur Pelangi. (*)

Berita selengkapnya bisa diikuti di Harian Pagi Pos Belitung/Bangka Pos edisi cetak Rabu (20/1/2016) besok

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved