Breaking News:

Potensi Pasar Busana Muslimah di Amerika Serikat Tinggi

Tak hanya itu, kebutuhan akan busana pernikahan yang menganut aturan Islam juga memiliki peluang untuk besar di AS.

THINKSTOCK.COM
Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM -- Sebagai negara dengan penduduk ketiga terbanyak di dunia dan paling beragam, Amerika Serikat praktis menjadi pasar besar bagi para produsen di dunia, tak terkecuali dalam ranah mode.

Di Amerika Serikat, modest wear atau busana muslim masih banyak diincar karena ketersediaan busana dengan Model yang mengikuti aturan agama Islam terbilang jarang dan belum mencukupi permintaan pasar.

Teti Nurhayati, CEO dari Indonesian Creative Hub, yang dijumpai pada jumpa pers desainer Anniesa Hasibuan yang akan bertolak ke AS pada Februari 2016 mendatang, mengatakan, "Model busana muslim di sana (AS) ketinggalan dua tahun daripada disini (Indonesia),".

Jadi, tak heran, kehadiran busana muslim karya desainer asal Indonesia menjadi angin segar di AS.

Konsep sederhana dengan bahan yang mudah dicuci menjadi pilihan kaum muslim di negara Paman Sama tersebut.

Tak hanya itu, kebutuhan akan busana pernikahan yang menganut aturan Islam juga memiliki peluang untuk besar di AS.

Menurut Teti, selain Indonesia negara lain yang juga menyasar Amerika Serikat dengan busana muslim adalah China.

Laporan dari Thomson Reuters pernah menyebutkan, jika pasar busana muslim sedang berkembang dengan sangat pesat lantaran populasinya yang terus bertumbuh.

Diprediksi pada tahun 2019, jumlah konsumsi kaum muslim di dunia untuk busana dan sepatu mencapai 484 juta dollar AS atau setara dengan Rp 6,8 triliun.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved