(Video) Bakau Perimping Memprihatinkan Akibat TI Ilegal
Puluhan hektar hutan bakau di sepanjang Sungai Perimping Mulai Dusun Tirus Desa Riau, Riausilip hingga Desa Gedong, Belinyu, Bangka memprihatinkan.
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Puluhan hektar hutan bakau di sepanjang Sungai Perimping Mulai Dusun Tirus Desa Riau Kecamatan Riausilip hingga Desa Gedong, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka kondisinya memprihatinkan.
Tidak hanya sekedar mati, tapi belasan hektar yang awalnya sarat dengan bakau, kini sudah jadi hamparan pasir.
Semua itu akibat aktifitas penambangan ilegal, baik yang berlangsung di tengah sungai, di pinggir tegakan bakau hingga di dalam hutan bakau.
Pantauan bangkapos.com Kamis (28/1/2016), di dua titik kawasan hutan bakau Sungai Perimping-Tirus, yakni di lahan tambak udang dan kawasan reboisasi bakau antara Tirus-Gedong, kondisinya sangat mengerikan.
Di dua titik lokasi tersebut, tegakan bakaunya mengering, mati, habis di tebang menggunakan parang dan mesin chinsaw, sebagian besar kawasan bakau juga sudah menjadi hamparan pasir.
Di dua lokasi itu, juga masih terdapat aktivitas penambangan.
Warga Dusun Tirun Sun Kim mengungkapkan, kerusakan di dua lokasi ini belum separah ditempat lainnya di sekitar Sungai Perimping, Tirus hingga Gedong.
"Pokoknya kalau ke lokasi, miris deh lihatnya. Kerusakan bakau, akibat penambangan ilegal," kata Ketua HNSI Kecamatan Riausilip ini kepadabangkapos.com Kamis (28/1/2016).
Sebelum habis karena akibat eksploitasi penambangan ilegal, di lokasi bakau tersebut, sebagai daerah utama untuk tangkapan nelayan baik kepiting, udang hingga lokan.
Tapi yang dulunya padat dengan pohon bakau, sekarang jadi hamparan pasir, phon bakau banyak mati, mengering.
"Kayu perpat dan bakau disini di tebang habis oleh penambang. Penambang selain dapat timah, kalau pulang juga bawa kayu balok, papan dan lainnya, jadi seperti kawasan bakau yang semula tumbuh subur, kini jadi hamparan pasir, karena pohon bakau, perpat di titik ini ditebag menggunakan chinsaw ada juga yang ditebang menggunakan parang, alat berat juga pernah turun disini, untuk melakukan penabangan," ungkap Sun Kim.
==>> Follow @Posbel Like :@Pos Belitung Line : 08159718133 BBM : 5C6AAC7D