Breaking News:

Kerjasama Pemkab Beltim dengan Sekolah Tinggi Terancam Dimoratorium

Kabid Pendidikan dan Menengah Dinas Pendidikan Beltim Linda Theodore mengaku kurang tahu pasti sejak kapan program beasiswa Pemkab Beltim dimulai.

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedi Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Kabid Pendidikan dan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Beltim Linda Theodore mengaku kurang tahu pasti sejak kapan program beasiswa Pemkab Beltim dimulai.

Demikian juga dengan jumlah total penerima sejak pertama kali digulirkan.

"Saya kan baru masuk di Dindik 2012. Tapi setahu saya sejak 2010 sudah ada. Kalau 2007 kayaknya belum deh. Setahu saya ya itu," kata Linda saat dihubungi Pos Belitung, Rabu (3/2/2016).

Namun, Linda memperkirakan, setidaknya sudah ada 200-an lebih mahasiswa asal Beltim yang mendapatkan beasiswa perguruan tinggi.

"Sekarang saja ada 200-an lebih. Tapi kan sudah ada yang selesai. Itu (yang selesai) udah banyak. Dari ITB ada, Tri Sakti, Undip, UBB, banyak yang sudah tamat, baik permanen maupun nonpermanen," beber Linda.

Kebijakan beasiswa Pemkab Beltim terancam di-moratorium.

Rencana moratorium ini menjadi satu dari sejumlah pokok bahasan pada rapat antara Dindik Beltim, Komisi III DPRD Beltim, dan sejumlah pejabat terkait.

Rencana ini mencuat gara-gara polemik 26 mahasiswa Beltim yang menerima bantuan beasiswa dari Pemkab Beltim--yang mengenyam pendidikan tinggi YAN.

Kini, nasib mereka menjadi polemik pasca dibekukannya sejumlah perguruan tinggi oleh Kemenristek RI beberapa waktu lalu.

Meski ada rencana moratorium, Hartoyo memastikan beasiswa yang ada saat ini akan tetap dilanjutkan.

"Dengan adanya seperti ini, saya setuju ada moratorium kerjasama sekolah-sekolah tinggi...saya setuju stop dulu. Selesaikan persoalan yang ada. Yang sudah ada tetap berjalan," kata Hartoyo, Selasa (2/2/2016) kemarin.

Penulis: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved