Breaking News:

(Video) Ditinggal ke Warung, Rumah Politisi PBB Hangus Terbakar

"Dugaan sementara karena konsleting listrik. Soalnya tadi ada sempat mati lampu. Untuk korban tidak ada,"

IST
Kebakaran di rumah Mahadir Basti. 

Peristiwa kebakaran ini mendapatkan perhatian warga sekitar dan para pengguna jalan yang melihat proses pemadaman api.

Sebelum kebakaran terjadi, listrik di rumah Mahadir sempat padam. Pembantu Mahadir Basti, Sri Ayu Ningsih (14) itu sedang pergi untuk membeli gula pasir di warung yang tidak jauh dari rumahnya bersama isteri Mahadir, Jumiati (52).

Jumiati ingat betul saat ia meninggalkan rumah, lampu di rumahnya dalam kondisi menyala.

"Lampu tetangga waktu itu hidup, cuma rumah kami yang gelap. Pas di ketekin KWH nya, langsung ngebus keluar asap dari dapur," kata Jumiati ketika memberi keterangan kepada kepolisian, Selasa (2/2).

Saat itu api secara tiba tiba langsung membesar dan menyebar ke beberapa bagian rumah.

"Ayu ini meriksa KWH itu, sapa tau habis pulsa. Rumah itu memang tidak ada orang waktu itu. Jadi langsung aku minta tolong," ujar Jumiati yang ketika itu berada di rumah sakit.

Pemilik rumah, Mahadir Basti sendiri saat peristiwa kebakaran tersebut sedang berada di Belitung Timur (Beltim). Sedangkan istrinya sedang pergi ke warung untuk membeli gula.

"Tidak tau aku keluar dia (Ayu) lewat mana. Pas aku ke sini api sudah besar, dan aku khawatir dengan dia," kata Irma.

Kapolsek Tanjungpandan, Kompol Andi Rahmadi mengatakan, penyebab kebakaran di kediaman Mahadir Basti diduga karena konsleting listrik.

"Dugaan sementara karena konsleting listrik. Soalnya tadi ada sempat mati lampu. Untuk korban tidak ada," kata Andi.

Akibat peristiwa ini, barang berharga berupa dokumen penting dan berkas maupun sertifikat rumah serta beberapa barang elektronik ikut terbakar.

Hingga kini petugas kepolisian Polsek Tanjungpandan dan Polres Belitung, serta Satpol PP Kabupaten Belitung masih terus berjaga di tempat kejadian.

"Untuk kerugian material semuanya habis. Diperkirakan mencapai Rp 500 juta," kata Andi. (n3)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved