Breaking News:

Eks Gafatar Kembali Tanam Kangkung

Para warga eks Gafatar ini juga mendapatkan pembinaan dari sejumlah instansi terkait, mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga MUI Beltim.

NET
logo gafatar 

MANGGAR, POS BELITUNG - "Itu saya nanam kangkung," kata seorang warga eks Gafatar asal Beltim, Hs sambil menunjukkan sebidang lahan tempat cocok tanamnya di Panti Sosial Bina Laras Hijrah, Desa Selinsing, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Rabu (10/2).

Ketika itu Hs baru saja selesai bermain voli dengan sejumlah orang di lingkungan panti.

Baca: Warkop 588 Sediakan 'Kopi Sianida', Berani Coba?

Olahraga voli itu terhenti karena hujan turun dan Hs kembali ke kamarnya.

Hs merupakan satu dari tujuh orang eks Gerakan Fajar Nusantara asal Beltim yang diinapkan sementara di PSBL Hijrah.

Seorang staf PSBL Hijrah, Fera mengatakan, ketujuh warga asal Beltim tersebut terhitung aktif dan berbaur lingkungan panti tempat mereka diinapkan sementara, khususnya warga asal Kecamatan Kelapa Kampit, Hs.

Baca: Jangan Lakukan 7 Hal Ini! Atau Anda Akan Melihat Hal Mengerikan

"Aktif lah mereka. Ikut anak anak panti di sini," kata Fera kepada Pos Belitung, Rabu (10/2).

Fera menyebut sejumlah aktivitas misalnya dari mulai main voli hingga bercocok tanam di lingkungan panti untuk menggambarkan keaktifan warga eks Gafatar asal Beltim, khususnya Hs.

"Kalau anak anak lagi olahraga mereka ikut. Itu yang bapak bapaknya. Kalau ibu ibunya jarang, diam di kamar terus. Bapaknya aktif, terutama Hs, yang satunya (Dd) masih agak tertutup," katanya.

Baca: Diskusi Valentine Day, 'Cintaku Tak Semurah Cokelatmu'

Para warga eks Gafatar ini juga mendapatkan pembinaan dari sejumlah instansi terkait, mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga MUI Beltim.

Pembinaan juga akan terus diintensifkan.

"Tadi kata dari kepolisian, pembinaan ini perlu diatur lagi polanya. Satu per satu instansi per hari atau tidak ramai ramai sekaligus... Mungkin biar bisa timbul unsur saling percaya. Jadi takutnya mereka tertutup kalau ramai ramai," ujarnya.

Baca: Curhatan Afrizal Jelaskan Kronologi Sebelum Istrinya Koma Akhirnya Tewas

Kepala Dinsosnakertrans Beltim, Zuryanti mengatakan para warga eks Gafatar asal Beltim ini masih perlu terus dibina.

Hingga Rabu (10/2), mereka masih harus diinapkan sementara di Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Hijrah, Desa Selinsing, Belitung Timur.

Zuryanti mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan pendekatan dan pembinaan.

Baca: Kisah Korban Banjir Bangka, Terjebak di Latai Dua Hingga Berenang di Samping Ular Besar

Alasan pembinaan masih harus terus dilakukan adalah tak diketahui seberapa dalam paham atau ajaran Gafatar mengakar diikuti ketujuh warga yang terdiri dari dua keluarga itu.

"Kami dengan jajaran terkait, polres, kejaksaan, dan kesbangpol, terus melakukan pendekatan dan pembinaan terhadap mereka," kata Kadinsosnakertrans Beltim Zuryanti.

"Kami terus berupaya menyadarkan ke jalan atau norma norma yang ada di tengah masyarakat. Mereka tetap di panti lah. Walaupun cuma dua keluarga, tidak bisa dipastikan bagaimana gerakan itu telah mengakar," ucap dia. Lagi. (m3)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved