Gelombang Tinggi, Nelayan Manggar Takut Melaut

Musim angin barat diidentikan pada cuaca yang relatif tidak bersahabat. Tidak hanya di darat, cuaca di laut pun terasa sangat berbahaya.

Penulis: tidakada020 |
Pos Belitung/Yudistira Gatra Praja
Kompes, nelayan jaring ikan menunjukkan kondisi tempat penyimpanan stok batu es dikapal milik bosnya yang bersandar di pelabuhan perikanan DKP, Beltim, Kamis (11/2/2016). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Yudistira Gatra Praja

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR -  Musim angin barat diidentikan pada cuaca yang relatif tidak bersahabat. Tidak hanya di darat, cuaca di laut pun terasa sangat berbahaya.

Tiupan angin terasa lebih kencang jika dibandingkan pada musim-musim lain. Akibatnya, banyak nelayan yang enggan beraktivitas atau menjalankan kegiatannya seperti melaut. Wajar saja, karena gelombang laut cukup tinggi dan sangat membahayakan nelayan.

Sepri nelayan penjaring ikan Manggar saat ditemui posbelitung.com berada di kapal milik pamannya di pelabuhan perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

"Seminggu lebih kami belum ngelaut sampai sekarang, karna cuaca tidak bersahabat saat ini, masuk angin barat pengaruh gelombang jadi tinggi," kata Sepri, kepada posbelitung.com, Kamis (11/2/2016).

Menurutnya, hasil terakhir menjaring ikan pari bersama pamannya, hanya sekitar enam kwintal mereka dapat seminggu yang lalu. biasanya hasil tangkapannya, melebihi itu. (N5)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved