Breaking News:

Liputan Khusus Tambang

Kota Tanjungpandan Belitung Belum Bebas dari Tambang

Ada ratusan hektar luas lokasi izin usaha pertambangan (IUP) yang masih aktif, di wilayah Tanjungpandan, Ibu Kota Kabupaten Belitung saat ini.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Edy Yusmanto
Pos Belitung/Dede Suhendar
Lokasi eks tambang ilegal di Dusun Aik Ranggong, Desa Air Sagak terbengkalai usai dilakukan penertiban beberapa waktu lalu. Foto diambil Sabtu (12/2/2016). 

Posisi sakan untuk pencucian atau pemisahan tailing dengan timah, ditempatkan menghadap ke aliran Sungai Dukong. Peralatan tambang berupa dua unit mesin diesel ditempatkan berbeda, diatas sebuat ponton yang mengapung dipermukaan air.

Jarak antara mesin dengan sakan dihubungkan dengan pipa sepanjang sekitar 30 meter, dari aliran sungai kecil yang sudah berwarna coklat.

Pekerja tambang berada diatas ponton yang terdapat dua mesin. Mereka berdiri diatas ponton sambil mengarahkan bagian ujung pipa panjang ke dasar sungai, untuk mengisap tanah di dasar kolong yang ada kandungan timah.

Suara mesin diesel dari aktivitas penambangan ini memecahkan kesunyingan di sekitar kolong, yang cukup jauh dari pemukiman warga ini.

Aktivitas penambangan timah dengan menggunakan alat tambang inkonvesional (TI) rajuk ini, baru berlangsung beberapa minggu belakangan ini, setelah sebelumnya sempat berhenti dan kembali beroperasi.

BACA: Basarnas dan Polisi Siap Amankan Gelaran GMT di Pulau Belitung

"Dua minggu atau tiga minggu gitu lah jalannya," ucap lelaki berbaju biru, ketika bertemu dengan Pos Belitung tidak jauh dari lokasi penambangan, Sabtu (13/2/2016).

Hasil penambangan timah di lokasitas ini cukup menjanjikan. Pasalnya kadar kandungan timah mencapai OC 72 hingga 75.

"Lumayan sih OC nye, kalau aku biasa nepes (ngelimbang), OC 72 lah. Kalau pakai mesin itu, mungkin lebih dari itu OC nye. Sekarang saja OC segitu Rp 75 ribu kalau bejual di Manggar," kata lelaki paruh baya, yang baru tiga hari mengambil timah dengan cara nepis atau melimbang.

Berjarak sekitar puluhan meter, dengan menyeberangi Sungai Dukong dan berada tepat di depan lokasi penambangan ini, terdengar suara mesin cukup kencang dari aktivitas penambangan timah lainnya yang berada di dalam hutan.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved