Sore Dirazia, TI Apung di Sungai Perimping Beroperasi Malam

Buktinya meski sudah ada ponton yang dihancurkan, aktivitas TI apung di lokasi tersebut masih berjalan seperti biasa pada malam harinya.

Bangka Pos/Riyadi
Tim Gabungan dari Polsek Riausilip, Babinsa Riausilip (anggota Koramil Belinyu), Satpol PP Pemkab Bangka Alfian, Sat Polair Polres Bangka dan HNSI Riausilip saat razia dan menghancurkan TI apung yang beroperasi di Sungai Perimping, Selasa (16/2/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Kendati di Selasa (16/2/2016) sore kemarin ada enam unit ponton tambang inkonvensional (TI) jenis apung dirazia dan dihancurkan oleh tim gabungan, tapi tidak membuat efek jera bagi penambang lainnya.

Buktinya meski sudah ada ponton yang dihancurkan, aktivitas TI apung di lokasi tersebut masih berjalan seperti biasa pada malam harinya.

Yakni di depan Tambak di Sungai Perimping.

"Saya semalam cek ke lokasi, rupanya banyak TI apung masih saja beroperasi, padahal sorenya ada razia, ponton-pontonnya juga dihancurkan. Tapi yang belum dirazia, mereka operasi lagi sampai pagi," kata Ketua HNSI Kecamatan Riausilip kepada bangkapos.com, Rabu (17/2/2016).

Sun Kim meminta aparat tekait untuk menindaklanjuti dan melakukan hal serupa ke TI apung yang masih ada, seperti yang dilakukan dalam razia Selasa sore kemarin.

Dikatakan Sun Kim, HNSI juga sudah menghubungi Danlanal Babel Letkol Teguh Gunawan, untuk menindaklanjuti operasi TI apung Perimping.

"Ada jawaban dari Danlanal, tapi AL belum turun," tandas Sun Kim.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan pendek, short message service (SMS) yang dikirim beberapa saat lalu, Dan Lanal Babel Letkol Teguh Kurniawan, belum memberikan jawaban.

Wartawan bangkapos.com masih terus berupaya untuk mendapatkan konfirmasi tersebut dari Danlanal.

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved