Breaking News Jembatan Putus
Pengendara yang Tewas di Jembatan Putus Diduga Mabuk
Namun untuk mengetahui benar atau tidaknya mereka dalam pengaruh minuman keras, pihak Polsek Sungaiselan menunggu hasil visum terhadap kedua korban.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan
POSBELITUNG.COM, BANGKA - Dua korban tewas akibat terpelosok jatuh di jembatan yang putus di Simpangmunggu yaitu Samsidi (36) dan Sadi (26) warga Desa Lampur diindikasikan mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk sehingga tidak mengetahui ada jembatan yang putus di depannya.
Namun untuk mengetahui benar atau tidaknya mereka dalam pengaruh minuman keras, pihak Polsek Sungaiselan menunggu hasil visum terhadap kedua korban.
"Kita tidak mau berburuk sangka. Tapi ada indikasinya begitu. Untuk itu kita masih menunggu hasil visum," ungkap Kapolsek Sungaiselan Iptu Syarifuddin Ginting, Jumat (19/2/2016).
Menurut Kapolsek, dilokasi jembatan yang terputus tersebut sudah dipasang papan peringatan dan diberikan tanda tetapi semuanya diterobos korban.
"Papan peringatan, pembatas kayu semuanya diterobos. Kalau dikatakan tidak tahu ada jembatan putus, nggak juga karena mereka kan warga Lampur juga," jelasnya.
Lebihlanjut ia mengatakan kedua korban sebelumnya dilaporkan oleh Kades Lampur pada Jumat (19/2/2016) dinihari terjatuh bersama sepeda motor yang mereka kendarai di jembatan yang putus di di Simpangmunggu.
"Saya bersama anggota dan masyarakat melakukan pencarian dan satu jam kemudian hanya ketemu sepeda motornya. Barulah pada pagi harinya kedua korban ditemukan sudah meninggal dunia," ungkap Kapolsek.(wan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/basarnas_20160219_094729.jpg)