Polisi Bongkar Penipuan Lewat Situs Online, Kerugian Mencapai Rp 10,1 Miliar

Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan online.

Polisi Bongkar Penipuan Lewat Situs Online, Kerugian Mencapai Rp 10,1 Miliar
Istimewa
Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA – Sepanjang tahun 2015, aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menerima 93 laporan polisi terkait kasus penipuan bermodus membuat akun palsu di situs jual beli alias toko online.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Mujiono, mengakumulasikan total kerugian dari tindak pidana tersebut mencapai Rp 10,1 miliar.

Modus penipuan pun terungkap.

“Pelaku menawarkan cukup lihai. Warga gampang terpedaya. Tawaran barang murah, sehingga banyak korban tertipu,” tutur Mujiono kepada wartawan ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/2/2016).

Menurut Mujiono, penyidik masih mengembangkan perkara ini karena dimungkinkan akan ditemukan korban yang lebih banyak.

Selain kerugian materi berupa uang korban juga dirugikan secara immaterial berupa nama baik perusahaan menjadi tercemar sehingga kepercayaan pelanggan menjadi berkurang.

“Kami masih mengembangkan. Laporan modus operandi ini cukup banyak di Polda Metro Jaya. Dalam waktu dekat akan berkembang lagi,” kata dia.

Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan online.

Sebanyak lima pelaku diamankan, yaitu H (34), AS (23), Z (49), R (32), dan B (33) di daerah Sidrap, Sulawesi Selatan pada awal Februari 2016.

Para pelaku membuat akun palsu di website toko online diantaranya olx.co.id, kaskus.co.id,bukalapak.com, tokopedia.com, dan lain-lain.

Mereka menawarkan berbagai macam barang.

Setelah mendapatkan korban, pelaku meminta korban supaya melakukan transfer ke rekening. Korban mengirimkan sejumlah uang sambil berharap barang segera dikirimkan. Namun, pelaku tak mengirimkan barang itu.

Untuk sementara pelaku mendekam di ruang tahanan Mapolda Metro Jaya. Mereka disangkakan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman pidana penjara 6 tahun.

Para pelaku juga dijerat Pasal 3, 4, 5, Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun.

Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved