Diajak Kenalan, Uang Rp 2,5 Juta dan Cincin Kawin Berpindah
Akibat kejadian tersebut, ia pun mendatangi Polresta Palembang, guna melaporkan kejadian yang dialaminya
POSBELITUNG.COM, PALEMBANG - Aksi kejahatan gendam kembali terjadi.
Kali ini dialami Sri Widia Astuti (30) warga Jalan Merdeka Lorong Kapuran RT 2/1 No 209 Kecamatan IB I, Palembang.
Akibat kejadian tersebut, ia pun mendatangi Polresta Palembang, guna melaporkan kejadian yang dialaminya, Minggu (13/3), sekitar pukul 10.00 Wib.
Kepada petugas pengaduan Sri menuturkan kejadian tersebut terjadi pada, Sabtu (12/3/2016), sekitar pukul 11.30 WIb di kawasan Jalan R Sukamto, tepatnya di depan rumah makan pagi sore, Kecamatan Kemuning, Palembang, saat dirinya hendak pulang ke rumah.
"Saya saat itu hendak pulang pak ke rumah dari belanja di PS Mall," ungkap Korban kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, kemarin.
Ketika menunggu mobil angkot Pakjo, lanjut korban, tiba-tiba datang dua orang pelaku yang tak dikenal mendekatinya.
Saat itu pelaku mengajak kenalan korban.
"Dua pelaku itu datang tiba-tiba, mereka mengajak saya kenalan. Kemudian menempuk bayu kanan saya,"
"Pelaku juga menawarkan emas 3 suku, dengan harga murah Rp 4 juta, dengan alasan butuh uang," katanya.
Karena termakan bujuk rayu pelaku, lalu korban diajak ke rumah makan pagi sore, untuk mengambil uang di ATM, sebanyak Rp 2,5 juta.
"Uang saya kurang pak, untuk membayar emasnya, jadi saya tukar 3 suku itu dengan, Rp 2,5 juta, Hp nokia, cincin kawin 6 gram dan Antingan 1 gram," ungkapnya, terlihat masih linglung.
Setelah sepakat, akhirnya korban percaya dengan pelaku dan pelaku langsung pergi.
Sementara Sri mengetahui dirinya menjadi korban Hiptonis, saat dirinya menjual emas 3 suku tersebut di kawasan pasar 16.
"Saya mau jual pak, ternyata emas itu palsu, oleh itu saya melapor," katanya.
Atas kejadian tersebut, korban harus kehilangan Rp 2,5 juta, Hp Nokia, Cincin kawin 6 gram dan Antingan 1 gram.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede terkait laporan korban mengatakan, keterangan korban sudah diambil pihaknya, guna penyelidikan lebih lanjut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/gendam_20160313_214314.jpg)