Ridwan Kamil Terancam Lima Tahun Penjara Jika Terbukti Memukul

Kepada polisi, Taufik mengaku salah karena terlalu lama mencari penumpang di lokasi tersebut.

Ridwan Kamil Terancam Lima Tahun Penjara Jika Terbukti Memukul
TRIBUN/DANY PERMANA
Walikota Bandung Ridwan Kamil berjalan untuk menemui Ketua Umum Asosiasi Pedagang Seluruh Indonesia (APSI) Sandiaga Uno di Jakarta, Sabtu (12/3/2016). Kedua tokoh tersebut melakukan silaturahmi dan membahas terkait revitalisasi Pasar Kosambi di Bandung, Jawa Barat. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

POSBELITUNG.COM, BANDUNG - Seorang warga yang berprofesi sebagai sopir angkutan kota melaporkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ke polisi lantaran mengaku telah ditampar.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Sulistyo Pudjo membenarkan laporan tersebut.

Pudjo mengatakan, dari pengakuan pelapor, insiden penamparan itu terjadi di Alun-alun Bandung pada Jumat, 18 Maret 2016, sekitar pukul 11.30 WIB.

"Pelapor Taufik Hidayat, terlapor RK (Wali Kota Bandung). Awal mula kejadian, pelapor lagi menaikkan penumpang (omprengan jalur tengah), tiba-tiba datang terlapor dengan menggunakan sepeda listrik," kata Pudjo kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Minggu (20/3/2016).

Kemudian, lanjut dia, Ridwan Kamil menghampiri pelapor sambil melontarkan pertanyaan, "Urang mana maneh? (orang mana kamu?).

"Kemudian langsung menampar tiga kali ke bagian pipi sebelah kiri dan kanan, dan memukul ke bagian perut dua kali," tambahnya.

Pudjo menambahkan, laporan itu sudah dibuat dan diserahkan kepada Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar.

Jika terbukti, Ridwan Kamil dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana lima tahun penjara.

Kepada polisi, Taufik mengaku salah karena terlalu lama mencari penumpang di lokasi tersebut.

Kendati begitu, Taufik menyayangkan sikap Ridwan Kamil yang diduga melakukan kekerasan fisik.

"Saya menyayangkan karena beliau (Ridwan Kamil) kan publik figur. Dia (Ridwan Kamil) menampar saya tiga kali di muka. Dua kali di perut.

Alasannya, kata dia, saya membandel karena ngetem di depan selter," ujar Taufik Hidayat kepada Kompas TV.

Secara terpisah, Diskominfo Kota Bandung membantah kabar mengenai pemukulan yang dilakukan Ridwan Kamil.

Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved