Breaking News:

Timah Ilegal 9,5 Ton Diduga Hendak Dibawa ke Belitung Ditangkap TNI AL di Kepulauan Riau

Kapal KM Kawal Jaya 1 GT 23 itu dimiliki Siang Ting AL Subagio dengan nakhoda Busuwadi. Pasir timah tersebut diduga akan diselundupkan ke Belitung.

Kris Mada
Awak perahu cepat Riski One ditahan di Kantor Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Kepulauan Riau di kawasan Sekupang, Batam. Perahu itu dipakai untuk menyelundupkan lima ton pasir timah dari Lingga, Kepulauan Riau. Diduga, pasir timah akan dibawa ke Singapura 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) berhasil menangkap kapal bermuatan pasir timah di perairan Marok Tua, Dabo Singkep, Kepulauan Riau.

Pasir timah sebanyak 9,5 ton itu diduga barang selundupan.

"Saat itu tengah membawa muatan pasir timah milik La Ode asal Belitung. Dari hasil penyelidikan sementara, diduga pasir timah tersebut merupakan barang selundupan," ujar Kadispen Koarmabar Letkol Laut Ariris Miftachurrahman melalui siaran pers, Jumat (25/3/2016).

Penangkapan dilakukan pada Jumat pagi sekira pukul 04.30 WIB. Kebetulan, Tim WFQR IV Koarmabar yang bermarkas tak jauh dari situ, yakni di Pangkalan TNI AL Dabo Singkep.

Kapal KM Kawal Jaya 1 GT 23 itu dimiliki Siang Ting AL Subagio dengan nakhoda Busuwadi. Pasir timah tersebut diduga akan diselundupkan ke Belitung.

"Menurut nakhoda kapal, rencananya pasir timah tersebut akan dibawa menuju Belitung," kata Ariris.

Saat ini, Koarmabar masih melakukan penyelidikan lebih jauh. Kapal dan muatannya akan dibawa ke daratan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Guna penyelidikan lebih lanjut, kapal beserta barang muatannya dibawa menuju Lanal Dabo Singkep, Kepri," kata Ariris.

Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved