Breaking News Penolakan Kapal Isap

Temui Bupati Soal Kapal Isap, Pria Ini Bawa Beberapa Edisi Koran Pos Belitung

"Ini saya simpan semua. Jangan sampai hanya bicara saja," kata Maman.

Penulis: Dedi Qurniawan |
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Maman menunjukkan edisi Pos Belitung terkait kapal isap dan kebijakan pertambangan saat sedang menunggu pertemuan dengan Bupati Beltim Yuslih Ihza, Rabu (6/4/2016). 

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Satu dari sejumlah orang yang diketahui bernama Maman membawa sejumlah Pos Belitung edisi cetak ke Kantor Bupati Beltim, Rabu (6/4/2016).

Koran tersebut ia keluarkan dari tas berwarna hitam dan ia tunjukkan saat sedang menunggu pertemuan dengan Bupati Beltim Yuslih Ihza.

Sejumlah edisi Pos Belitung itu memuat pernyataan tokoh-tokoh Bangka Belitung hingga nasional seperti Menteri Kelautan Perikanan Susi Pudji Astuti hingga Presiden Joko Widodo.

"Ini saya simpan semua. Jangan sampai hanya bicara saja," kata Maman.

Hingga pukul 11.00 WIB, rombongan ini belum bertemu dengan Bupati Beltim Yuslih Ihza.

Bupati diketahui sedang berada di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, untuk suatu agenda undangan.

Sejumlah orang mendatangi kantor Bupati Beltim, Rabu (6/4/2016) siang. Rombongan ini berjumlah delapan orang.

Rencananya mereka akan menemui Bupati Beltim berisi surat penolakan atas keberadaan dan beroperasinya kapal isap di perairan Kelapa Kampit dan sekitarnya.

Surat penolakan berkop Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sahabat Berlian itu dilampiri sejumlah nama dan tandatangan perwakilan nelayan dari sejumlah wilayah.

Surat penolakan juga dilampiri foto kapal isap di perairan tersebut. (*)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved