Warkop Berusia Tua Masih Gunakan Peralatan Peninggalan Kakek Buyut
Meskipun berusia 105 tahun, benda tersebut masih berfungsi seperti sedia kala sebagai tempat air minum.
Penulis: Dede Suhendar |
Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar
POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Warung Kopi (warkop) Ake yang terletak di ruko KV Senang, kawasan Boulevard Simpang Lima Tanjungpandan (BSLT) merupakan salah satu warkop tertua di Belitung.
Warkop ini masih menyimpan beberapa benda usang di atas kompor dan meja kasir.
Sebuah tempat air minum putih kekuningan bertuliskan The Brownlow British Healt Filter, terpajang tak jauh dari wastafle.
Benda ini memiliki tinggi sekitar satu meter, di dalamnya berisikan air minum.
"Ini sebenarnya pendingin air panas kuno, peninggalan buyut kami dari jaman penjajah Belanda. Dari awal buyut buka warkop sekitar 1911, benda ini sudah ada," ujar Akiong, pengelola Warkop Ake, Rabu (6/4/2016).
Meskipun berusia 105 tahun, benda tersebut masih berfungsi seperti sedia kala sebagai tempat air minum. Hanya saja beberapa bagian sudah rusak dan retak.
Menurut Akiong, beberapa perlengkapan pembuat kopi dari buyutnya masih dipergunakan hingga saat ini. Selain masih berfungsi, benda kuno itu, kata dia, menjadi daya tarik bagi warkopnya.
"Kayak teko tembaga itu juga sama, sebenarnya masih banyak. Tapi karena tempatnya sempit saya tidak bisa pajang semua," katanya.
Ia menilai, bisnis warkop bukan terletak pada rasa ataupun racikan, tapi bagaimana cara melayani pelanggan dan kenyamanan suasana.
Terbukti, setelah memasuki generasi keempat, Warkop Ake masih tetap eksis melawan gempuran kemajuan bisnis tersebut.
"Kalau kita mau kopi enak pasti beli yang mahal, kayak kopi luak atau di starbucks. Kami bersyukur lah bisa bertahan, karena saya ini sudah generasi ketiga dan anaknya saya generasi keempat," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/akiong-warkop-ake_20160406_150114.jpg)