Breaking News:

Nilai KEK Pariwisata Jalan Ditempat, Gubernur Akan Peringatkan Dharmawangsa

Setidaknya kata Rustam, pihak pengembang sudah memiliki sejumlah investor yang siap berinvestasi di dalam kawasan KEK tersebut.

Pos Belitung/Dok
Pantai Batu Belayar, di sekitar kawasan wisata Tanjung Kelayang, Sijuk, Belitung 

TANJUNGPANDAN, POS BELITUNG - Pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang dinilai jalan di tempat sejak penetapannya ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 15 Maret 2016 lalu.

Melihat kondisi ini, Gubernur Bangka Belitung H Rustam Effendi memastikan akan mengingatkan pihak Dharmawangsa selaku
pengembang.

"Saya akan ingatkan karena itu kita menyayangkan juga kalau seandainya memang pihak Dharmawangsa sebagai yang dipercaya untuk menjadi pengembang belum bisa menyiapkan orang (investor-red), tetapi kita kan ada target nanti sesuai dengan arahan Pak Presiden kemarin, kalau dalam kurun dua tahun dak mampu dia mengelola itu, kita tarik," kata Rustam kepada Pos Belitung, Rabu (6/4) malam.

Menurutnya, penggerakan pembangunan kawasan KEK seharusnya sudah tampak sebelum regulasinya ditanda tangani Presiden. Setidaknya kata Rustam, pihak pengembang sudah memiliki sejumlah investor yang siap berinvestasi di dalam kawasan KEK tersebut.

"Harusnya sudah mesti harus bergerak karena Pak Presiden kan maunya, begitu digongkan langsung sudah jalan, maka itu sebetulnya jauh sebelum digongkan sudah harus ada calon calon investor," kata Rustam.

Ia menduga, pihak Dharmawangsa sedang menunggu kepastian pembangunan infrastruktur yang dijanjikan oleh Pemerintah. Di antaranya seperti jalan, bandara, listrik, dan air bersih. "Mungkin dia sedang menunggu kepastian sarana dan prasarana lain, terutama listrik yang dijanjikan oleh Pak Menteri Yahya kemarin. Tapi yang jelas pihak pengembangnya mungkin terus mencari siapa yang akan masuk di kawasan KEK," kata Rustam.

Sekalipun pengembangan KEK belum terlihat, Rustam berharap masyarakat tetap memberikan dukungan penuh. Ia juga mengatakan, daerah Belitung Timur merupakan sub dari pengembangan KEK Tanjung Kelayang.

"Saya berharap kepada masyarakat untuk memberikan dukungan penuh, jangan melihat bagian apa yang saya dapat, tapi harus kita lihat dampak dari pada KEK ini, karena kalau dampak KEK ini jadi kan semua infrastruktur seperti jalan, bandara, air bersih dan lain sebagainya
kan menjadi baik," kata Rustam.

Menurutnya, pengembangan bandara internasional akan mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Belitung. Peningkatan jumlah kunjungan secara otomatis membuat perputaran ekonomi menjadi semakin baik.

Dampak peningkatan kunjungan wisatawan bisa dirasakan mulai dari pengusaha kuliner, homestay sampai travel hotel. Karrena itu Rustam berharap masyarakat melihat KEK sebagai sebuah kepentingan yang besar untuk masa depan Belitung.

"Semua orang terlibat dalam pariwisata ini, beda dengan tambang, maka itu saya minta, jangan ada rakyat yang pro kontra, nanti bicara untuk kepentingan diri sendiri, tapi kita bicara untuk kepentingan yang lebih besar, kalau kepentingan besar berhasil, kita pasti kebagian, tapi kalau kita bicara kepentingan kita, kepentingan orang lain tidak kebagian," kata Rustam. (kk1)

Baca berita selengkapnya di Harian Pagi Pos Belitung edisi Jumat (8/4/2016).

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved