Menantu Sultan Hamengku Buwono Pilih Bungkam saat Dikabarkan Terlibat Narkoba

“Saat ini saya lebih baik diam dahulu,”

Menantu Sultan Hamengku Buwono Pilih Bungkam saat Dikabarkan Terlibat Narkoba
Ist/TRIBUN JOGJA
KPH Wironegoro 

POSBELITUNG.COM, YOGYA - Menantu Raja Keraton Yogyakarta, KPH Wironegoro dikabarkan ditangkap polisi di Sleman karena menggunakan narkoba. Kabar tersebut ramai dikabarkan melalui broadcast pesan messenger.

Namun saat dikonfirmasi, Nieco (sapaan KPH Wironegoro) enggan berpendapat. “Saat ini saya lebih baik diam dahulu,” ujar Nieco, saat dihubungi Tribun Jogja, Minggu (10/4/2016).

Menurutnya, dia enggan berkomentar karena ingin fokus memikirkan aktivitasnya di bidang budaya dan kemasyarakatan.

Oleh karena itu, informasi yang mengabarkan bahwa dirinya tertangkap karena penyalahgunaan narkoba, menurutnya tak perlu ditanggapi.

“Terima kasih atas perhatian dan dukungannya. Saya lebih baik tetap fokus menjalankan aktivitas saya di budaya dan kemasyarakatan,” sambungnya.

Sebelumnya saat wartawan mendatangi kediamannya di Ndalem Wironegaran, satpam yang berjaga tak mengizinkan KPH Wironegoro ditemui lantaran tak ada janji bertemu.

Namun satpam tersebut memastikan, KPH Wironegoro berada di kediamannya.

Seperti diketahui, KPH Wironegoro merupakan suami dari anak pertama Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, GKR Mangkubumi.

Di 2014 lalu, dia sempat maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Gerindra, namun tak terpilih.

Saat ini, dia tercatat sebagai Ketua Dewan Pembina DPD Partai Gerindra DIY periode 2013-2018.

Di Pemilihan Walikota (Pilwali) Yogyakarta 2017, Nieco juga santer dikabarkan akan diajukan Gerindra sebagai Calon Walikota (Cawali).

Terpisah, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY, Kombes Pol Soetarmono menegaskan, pihaknya tak menangkap menantu Sri Sultan HB X atas kasus penyalahgunaan narkoba.

Namun, pihaknya meminta Tribun Jogja untuk memastikan ke Polda DIY maupun Polres Sleman.

“Kami tidak melakukan penangkapan. Tapi tidak tahu kalau Polres Sleman atau Polda DIY yang melakukan, coba konfirmasi ke sana,” ujar dia.

Editor: aladhi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved