Raja Bhutan Lepas Hak Miliki Selir dan Setia Pada Satu Istri, Ini Alasannya
Rasa cinta Raja Jigme pada Pema tak sebatas ucapan manis.
POSBELITUNG.COM - Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck dan Ratu Jetsu Pema dari Bhutan tengah menjadi sorotan, semenjak Pangeran William dan Kate Middleton mengunjungi kerajaan yang berlokasi di Asia Selatan tersebut.
Dunia terkesima dengan kecantikan Ratu Pema yang masih muda dan anggun.
Selain itu, latar belakang sang ratu yang bukan berasal dari kalangan bangsawan juga menarik perhatian banyak pihak.
Pertemuan Raja Jigme dan Ratu Pema memang unik karena rentang usia keduanya yang cenderung jauh, yakni 10 tahun.
Bagaimanakah pertemuan seorang raja dengan wanita yang tidak berdarah biru?
Ternyata keduanya bertemu di usia sangat muda. Dilansir dari Dailymail, Raja Jigme saat berusia 17 tahun bertemu dengan Pema yang saat itu masih berusia 7 tahun di sebuah acara pikinik.
Raja Jigme sangat kagum akan kecantikan dan kharisma Pema saat itu mengatakan, "Ketika kamu dewasa dan aku masih lajang dan tak menikah, dan kamu lajang dan tak menikah. Aku ingin kau menjadi istriku,".

DAILYMAIL.COM
Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck dan Ratu Jetsu Pema dari Bhutan
Ternyata, ucapan Raja Jigme berakhir menjadi kenyataan. Sekarang, keduanya telah memiliki seorang anak lelaki yang nantinya dipersiapkan sebagai Raja Bhutan.
"Sebagai ratuku, aku menemukan seseorang bernama Jetsun Pema. Dia masih muda, hangat, berhati baik dengan kebijaksanaan yang akan datang dari usia dan pengalaman. Aku tak tahu apa yang orang lain katakan mengenainya, tapi aku melihat dia memiliki kualitas lengkap sebagai wanita yang harus kunikahi" tutur Raja Jigme saat mengumumkan pertunangannya.
Rasa cinta Raja Jigme pada Pema tak sebatas ucapan manis.
Pasalnya, Raja Jigme melepaskan haknya untuk memiliki selir dan bersumpah hanya menikahi Pema seumur hidupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/raja-bhutan_20160415_233126.jpg)