Pemuda Jaya Deklarasi Pilkada Damai 2017

Puluhan orang pemuda mendeklarasikan diri sebagai dalam wadah Pemuda Jaya Belitung, Minggu (17/4).

TANJUNGPANDAN, POS BELITUNG - Puluhan orang pemuda mendeklarasikan diri sebagai dalam wadah Pemuda Jaya Belitung, Minggu (17/4).

Pendeklarasian kelompok ini sebagai langkah untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) damai Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun 2017 mendatang.

Auly Amarta, seorang aktivis pemuda didaulat sebagai ketua Pemuda Jaya Belitung mengatakan kelompoknya tegas menolak segala bentuk kampanye hitam, dengan membawa isu SARA dan menyebabkan perpecahan di Negeri Serumpun Sebalai.

"Kami atas nama kelompok Pemuda Jaya, mendeklarasikan agar pelaksaan Pilkada Gubernur nanti berjalan dengan damai dan aman. Kami memiliki pasukan untuk mendukung perdamaian ketika pelaksanaan pilkada nanti," kata Auly Amarta kepada Pos Belitung, Minggu (17/4).

Basis kelompok Pemuda Jaya Belitung ini adalah kalangan anak muda yang mayoritas pemilih pemula usia dibawah 25 tahun. Kelompok ini sudah terbentuk di seluruh kecamatan di Pulau Belitung.

"Kami sudah sampai membentuk kepengurusan sampai ke bawah. Selanjutnya, kami akan membentuk ranting ranting yang ada di desa atau kelurahan. Ini murni gerakan moral dan perjuangan anak muda untuk menuju Bangka Belitung kearah yang lebih baik," kata Auly.

Menurut Auly, beberapa bakal calon (balon) yang akan maju di Pilkada Gubernur 2017 mendatang telah mulai memperkenalkan diri ke publik. Salah satu nama yang mencuat di publik yaitu Erzaldi Rosman Jhohan dan Sahani Saleh (Sanem).

"Deklarasi ini, sekaligus pernyataan dukungan kami kepada dua orang itu sebagai Gubernur dan wakil Gubernur Babel periode selanjutnya. Tapi yang jelas, kami akan ikut serta mengawasi dan mensukseskan pilkada damai, aman dan lancar," katanya.

Bujangan 23 tahun ini mengatakan, kelompok yang mayoritas warga Belitung ini, mendukung pasangan Erzaldi dan Sahani Saleh karena dua tokoh ini dinilai merupakan sosok pemimpin muda yang energik.

Selain itu, kedua tokoh tersebut sangat berprestasi serta visioner dalam menciptakan pembangunan. Itu dibuktikan, dengan keberhasilan Erzaldi memimpin Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) dan Sahani Saleh membangun Kabupaten Belitung.

"Apalagi Pak Sahani Saleh ini, orangnya tidak ekskelusif, dekat dengan masyarakat bawah dan mampu menampung aspirasi bawah. Sosok seperti ini sangat diperlukan untuk pemimpin sekarang," jelasnya.

Khusus untuk Erzaldi, kata Auly, merupakan bupati dua periode dan merupakan kepala daerah yang menjadi panutan anak anak muda. Sepak terjang Erzaldi menurut Auly, tidak perlu diragukan lagi sebagai pemimpin.

"Itu sudah dirasakan kalang kalangan masyarakat bawah sekarang. Pak Sanem misalkan, kini sudah terbukti membawa KEK Pariwisata, dan empat proyek strategis nasional yang menggunakan biaya APBN, serta membawa pariwisata Belitung menjadi menjadi incaran dunia," ujarnya.

Auly mengingatkan, kehadiran kelompok Pemuda Jaya tersebut untuk mendukung Erzaldi dan Sahani Saleh. Namun dukungan itu, hanya sebatas moral dan perjuangan anak muda di Pulau Belitung.

"Perlu ditegaskan, kami tidak ada yang membayar serta tidak pernah bertemu Pak Erzaldi atau Pak Sanem. Kami hanya yakin dan percaya ditangan Pak Erzaldi dan Pak Sanem, Bangka Belitung akan lebih baik lagi," katanya. (n3)

Baca berita selengkapnya di Harian Pagi Pos Belitung edisi Selasa (19/4/2016).

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved