Breaking News:

Mengaku Anggota BIN, Tapi Kok Ngomong-ngomong Kepada Orang Lain

Awal mula penangkapan JEH berawal dari penuturan seorang perempuan warga Kudus.

Editor: Kamri
tribunjateng/mamdukh adi priyanto
Seorang pria bernama Juli Efendi Hutapea (JEH) alias Jefshon (J) harus berurusan dengan polisi. Ia mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN) dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). 

POSBELITUNG.COM, KUDUS - Seorang pria bernama Juli Efendi Hutapea (JEH) alias Jefshon (J) harus berurusan dengan polisi. Ia mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN) dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Awal mula penangkapan JEH berawal dari penuturan seorang perempuan warga Kudus. JEH mengaku pada perempuan tersebut bahwa dirinya merupakan anggota Kopassus yang ditugaskan di BIN.

"Tersangka mengaku kepada perempuan tersebut bahwa ia aparat di Kopassus yang bertugas di BIN. Kemudian si perempuan mengatakan kepada teman prianya bahwa ia punya kenalan anggota BIN," kata Kapolres Kudus, AKBP M Kurniawan melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal, AKP Hepy Pria Ambara, Jumat (22/4/2016).

Teman pria si wanita tersebut, Eri, merasa curiga dengan tersangka. Ia pun bertanya kepada kenalannya yang merupakan seorang anggota Kodim 0722 Kudus, Muhlisin.

Ternyata benar, JEH hanya mengaku sebagai aparat. Anggota, Muhlisin pun membawa tersangka ke Polres Kudus pada 26 Maret 2016 pukul 23.50.

"BIN kok ngomong-ngomong kepada orang lain bahwa ia merupakan anggota BIN," imbuh Hepy.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa Mobil Mitsubishi Pajero Sport berwarna hitam dengan nopol B 1188 xp. Selain itu, polisi juga menyita atribut, senjata tajam, dan pistol air soft gun di dalam mobil tersangka.

Senjata tajam yang ditemukan polisi di mobil tersangka adalah dua bilah senjata tajam berupa pisau dan sangkur dengan panjang sekitar 35 sentimeter. sejumlah atribut berupa topi yang biasa dipakai anggota TNI dan Kopassus, serta tanda pengenal dari institusi BIN pun diamankan petugas.

"Kami sudah melakukan komunikasi dengan kantor BIN dan Kopassus Kandang Menjangan untuk memeriksa tersangka. Ternyata benar, tersangka hanya mengaku saja," terang polisi berpangkat tiga balok emas di pundaknya itu.

Sementara, Eri, teman perempuan yang diajak kenalan tersangka saat dihubungi, enggan mengatakan tentang kasus yang melibatkan teman perempuannya itu.

"Soal itu saya tidak mau berkomentar mas," kata Eri, singkat. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved