Breaking News:

Mantan Ketua KPK Gabung PPP, Ini Posisi Ditawarkan

Dia mengungkapkan awal mulanya bergabung dengan PPP adalah saat Dewan Formatur PPP

Editor: Kamri
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Plt Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki, (kiri) bersama Plt Wakil Ketua KPK, Johan Budi saat menggelar jumpa pers, di Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2015). Dalam jumpa pers, Pimpinan KPK menyampaikan laporan kinerja pencegahan dan penindakan korupsi selama 2015. 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrachman Ruki mengungkapkan alasannya akhirnya mendukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Di partai berlambang ka'bah itu, Ruki mendapatkan jabatan sebagai Ketua Mahkamah Partai PPP.

"Sejak awal sebagai seorang Islam, saya melihat kepentingannya untuk mendukung sebuah partai Islam yang nasionalis," kata Ruki di Jakarta, Kamis (28/4/2016).

Dia mengungkapkan awal mulanya bergabung dengan PPP adalah saat Dewan Formatur PPP meminta bantuan Ruki sebagai salah satu tokoh senior untuk membantu partai itu.

Namun, Ruki mulanya enggan masuk dalam kepengurusan partai. Formatur PPP pun menjelaskan posisi yang akan dipercayakan kepada Ruki.

"Oke. Ada jabatan yang pas untuk pak Taufik adalah Mahkamah partai yang dulu dijabat oleh pak Andi Galib," ucap Ruki menirukan Dewan Formatur.

Menurut Ruki, tugasnya adalah menyakinkan bahwa anggota PPP mentaati azas, aturan, dan hukum. Jika ada pelanggaran anggota partai, mereka akan berurusan dengan Mahkamah Partai.

Setelah penjelasan itu, Ruki pun menyanggupi tawaran dari PPP dan memutuskan untuk bergabung.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved