Hore Bidan dan Dokter PTT Bakal Jadi CPNS

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi berjanji para bidan jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Editor: Edy Yusmanto
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ribuan Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/9/2015). Dalam aksinya mereka mendesak pemerintah untuk segera mengangkat bidan PTT menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Kabar gembira untuk para bidan dan dokter pegawai tidak tetap (PTT).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi berjanji para bidan jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (C PNS).

Yuddy mengungkapkan proses pengangkatan C PNS tidak bisa secara otomatis.

Namun pemerintah telah memastikan bahwa para bidan PTT dicarikan cara yang paling tepat tanpa melanggar UU.

"Seluruh bidan PTT dan dokter PTT yang jumlahnya sekitar 43 ribu sedang diproses menjadi C PNS," ujar Yuddy, Kamis (5/5/2016).

Dikatakan, bahwa mereka tetap akan melalui proses seleksi, yakni test utk menjadi C PNS sesuai amanat UU No 5/2014 tentang Aparatur Siip l Negara (ASN). Namun test untuk bidan PTT dan Dokter bukan untuk menggugurkan kepesertaannya, mengingat jasa-jasa pengabdian dan pengorbanannya.

"Test dimaksud untuk menentukan siapa yang lebih dahulu diangkat menjadi C PNS " ujar Yuddy.

Ditambahkan, apabila pada tahun anggaran 2016 belum dapat terangkat seluruhnya, maka yang lain akan diangkat pada tahun berikutnya.

"Yang lebih dahulu mengabdi sebagai PTT, atau mereka yang sudah diperpanjang lebih dari satu atau bahkan dua kali menjadi prioritas," tegasnya.

Menteri mengungkapkan bahwa kebijakan ini sudah disampaikan kepada Ketua Umum dan pengurus serta perwakilan daerah Ikatan Bidan Indonesia.

Sebelumnya, Menteri mengatakan bahwa pihaknya harus memastikan bahwa para bidan PTT ini masuk dalam formasi yang diusulkan oleh pemda ke Kementerian PANRB melalui e-formasi.

"Jangan sampai mereka tidak masuk dalam usulan tambahan formasi C PNS pemda," ujarnya.

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved