Permainan Tradisional Egrang Masih Diminati Anak-anak

Permainan tradisonal tetap diminati oleh anak-anak, bermain bersama di halaman mengisi waktu menunggu waktu sore hari.

Editor: Rusmiadi
Posbelitung.com/M Nordin
Evan, Iam, Adit bermain egrang di halaman rumah, Selasa (10/5/2016) 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Nordin

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Siang itu, sekitar pukul 14.30 WIB (Selasa, 10/5/2016) langit Desa Air Seru Kecamatan Sijuk Belitung cerah berawan.

Beberapa dari anak-anak di desa tersebut terlihat bermain di halaman rumah mereka. Gelak tawa, riuh suara dan kebersamaan membuat suasana semakin semarak.

Diantara anak-anak tersebut adalah Evan, Iam, Adit. Mereka antusias memegang dan menjalankan egrang, yaitu permainan tradisional yang terbuat dari kayu.

Kaki-kaki mereka sepertinya sudah terlatih, begitu juga keseimbangan dalam memainkannya.

Saat menjalankannya mereka cukup mahir, tidak terjatuh ataupun oleng. Menaiki tanjakan kemudian turun, lalu berjalan diaspal dan tanah.

"Awalnya (sebelum dibuat menggunakan kayu) kami menggunakan kaleng susu sisa pakai, itu dibuat oleh orang tua kami. Caranya dilobang dan dimasukan tali," sebut Evan kepada posbelitung.com, Selasa (10/5/2016)

Evan mengatakan, memainkan engkrang cukup mudah. Hanya butuh keseimbangan badan supaya tidak terjatuh.

"Saya aja latihan beberapa menit sudah bisa memakainya (egrang-red)," ucapnya

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved