Museum Nasional Seni Barat Tokyo Jepang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Dunia

Akibat seni arsitektural tersebut banyak bangunan di Jepang antara tahun 2009-2011 membangun dengan seni arsitektural modern.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Museum Nasional Seni Barat di dalam Taman Ueno Tokyo, Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

POSBELITUNG.COM, TOKYO - Selasa (17/5/2016) kemarin, tim khusus penilai Warisan Budaya Duni dari badan kebudayaan PBB (UNESCO) mengunjungi dan menilai bangunan Museum Nasional Seni Barat yang berada di dalam kompleks Taman Ueno di Tokyo Jepang.

Mereka datang bersama Pimpinan Dinas Kebudayaan Jepang, menilai bangunan yang dibuat arsitek Perancis terkenal, Le Corbusier, melihat kemungkinan dicatatkan sebagai Warisan Budaya Dunia.

Museum ini diselesaikan tahun 1959, dan merupakan satu-satunya bangunan dengan struktur Jepang oleh arsitek Perancis tersebut.

Jalanan memutar dari lantai dasar ke lantai atas menjadi salah satu ciri khas gedung tersebut, sehingga memudahkan bukan hanya orang biasa tetapi juga orang cacat sekalipun untuk menuju ke bagian atas gedung.

Diharapkan keputusan akan diumumkan Juli mendatang oleh pihak UNESCO di Turki.

Karya Corbusier ini memiliki dampak pengaruh besar kepada seni arsitektural Jepang modern hingga saat ini.

Akibat seni arsitektural tersebut banyak bangunan di Jepang antara tahun 2009-2011 membangun dengan seni arsitektural modern.

Tim penilai menganggap seni arsitektural tersebut merupakan citra baru pembuka abad ke-21 memiliki pengaruh gerakan modernisasi arsitektural di dunia.

Jika disetujui maka museum tersebut akan menjadi lokasi Warisan Budaya Dunia yang ke-20 di Jepang.

Pemerintah Jepang awal tahun ini juga mengusulkan lokasi bersejarah Kristen di Nagasaki dan Kagoshima, namun karena ada revisi sehingga ditarik muncur untuk sementara.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved