Ingin Tidur Nyenyak Malam Hari? Begini Tipsnya

Sebagian orang, mimpi buruk adalah tak kunjung mengantuk dan terlelap hingga jam tiga pagi.

Ingin Tidur Nyenyak Malam Hari? Begini Tipsnya
NET
Ilustrasi tidur. 

POSBELITUNG.COM - Mimpi buruk tidak selalu berupa mimpi seram yang membuat Anda tiba-tiba terbangun dan berkeringat tengah malam. Sebab, untuk sebagian orang, mimpi buruk adalah tak kunjung mengantuk dan terlelap hingga jam tiga pagi.

Tidur malam yang berkualitas harus menjadi gaya hidup Anda sehari-hari. Sebenarnya, yang Anda perlukan adalah menciptakan kebiasaan yang bermanfaat untuk membuat Anda cepat tidur.

Berikut dua tips yang bisa Anda terapkan malam ini:

Tidur di jam yang sama

“Waktu tidur merupakan investasi waktu yang penting. Tak penting berapa banyak waktu yang Anda investasikan karena kuncinya adalah kapan waktu tidur Anda” penulis Shawn Stevenson, penulis buku Sleep Smarter: 21 Essential Strategis to Sleep Your Way to a Better Body, Better Health, and Bigger Success.

Menurut Stevenson, waktu ideal untuk tidur adalah jam 10 malam hingga dua pagi.

Berdasarkan riset, pada jam-jam tersebut terjadi sekresi pada sejumlah hormon penting dalam tubuh manusia. Jadi, tertidur antara jam 10 malam dan dua pagi memudahkan tubuh untuk memproduksi hormon dalam jumlah yang dibutuhkan.

“Sangat penting untuk tertidur di waktu yang sama. Bukan soal berapa jam tapi lebih kepada kualitas tidur yang lelap di malam hari,” imbuhnya.

Jangan bawa pekerjaan ke dalam kamar

“Satu hal paling buruk yang Anda lakukan pada diri sendiri adalah bekerja di atas tempat tidur di dalam kamar Anda. Tubuh Anda semestinya sudah beristirahat, tetapi pikiran terus bekerja, ini sangat buruk,” tegasnya.

Terbiasa membawa pekerjaan ke rumah dan menyelesaikannya di dalam kamar, membangun kebiasaan terhadap pikiran untuk terus aktif dan bekerja.

“Banyak orang zaman sekarang yang sulit menenangkan pikiran di malam hari. Pikiran yang terus bekerja tidak membuat tidur Anda berkualitas,” jelasnya.

Oleh karena itu, pastikan Anda mengerjakan segalanya di tempatnya. Terbiasa menyelesaikan pekerjaan dalam kamar hanya akan membuat suasana kamar seperti ruang kerja di kantor yang merefleksikan target pekerjaan serta stres. (*)

Editor: Jariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved