Breaking News:

Ditusuk Begal Driver Go-jek di Depok Ini Mendapat Belasan Jahitan

Latif Anwar (26) alias Awang, seorang driver Go-jek menjadi korban begal motor di Leuwinanggung, Tapos, Depok, Minggu (29/5/2016) siang.

Wartakotalive.com/Budi Samlaw Malau
Latif Anwar (26) alias Awang, seorang driver Go-jek menjadi korban begal motor di Leuwinanggung, Tapos, Depok. 

POSBELITUNG.COM, DEPOK — Latif Anwar (26) alias Awang, seorang driver Go-jek menjadi korban begal motor di Leuwinanggung, Tapos, Depok, Minggu (29/5/2016) siang.

Dua pelaku yang berboncengan sepeda motor menusuk perut Latif dan berhasil menggasak uang Rp 30 Juta yang dibawa Latif.

Kakak korban, Maulana Yusuf alias Aidan menuturkan adiknya itu sempat mengejar pelaku sebelum akhirnya roboh di kawasan Pekapuran, Cimanggis, Depok, akibat luka tusuk di perutnya.

Latif lalu dibawa ke RS Sentra Medika, Cimanggis, oleh sesama rekan driver Go-jek lain, serta warga yang saat itu menolong Latif.

Beruntung luka tusukan di perut Latif tidak terlalu dalam dan hanya perlu belasan jahitan saja. "Menurut dokter luka tusukan di perut adik saya tidak dalam," kata Maulana kepada Warta Kota, Senin (30/5/2016).

Maulana menjelaskan saat kejadian, adiknya Latif baru saja mengantarkan penumpang ke Tapos. Saat itu, Latif memang membawa uang Rp 30 Juta simpanannya dan akan diberikan ke keluarga untuk suatu keperluan.

Namun usai mengantar penumpang, di kawasan Leuwinanggung, Tapos, Depok ia dibegal dua pelaku yang menggasang tas berisi uang.

"Polisi sudah memintai keterangan kami," kata Maulana.

Menurutnya kondisi adiknya kini masih belum stabil walau sudah dibawa pulang ke rumahnya di kawasan Cilodong, Depok.

Maulana berharap pelaku dapat secepatnya dibekuk polisi dan uang simpanan adiknya yang cukup besar itu berhasil kembali. "Semoga pelakunya cepat ditangkap," kata dia.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Teguh Nugroho, membenarkan peristiwa ini. Menurutnya pihaknya tengah mendalami kasus ini untuk mengidentifikasi para pelaku.

"Kasus ini masih kami selidiki dan kami dalami," kata Teguh kepada Warta Kota, Senin (30/5/2016).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved