Revolusi Telepon Pintar Bikin Pusat Perbelanjaan Terasa Semakin Dekat

Penelitian ini menunjukkan jumlah anak-anak muda usia antara 18 sampai 24 tahun yang berbelanja online mencapai dua kali lipat dibandingkan orang tua

Shutterstock
Ilustrasi: Belanja online 

POSBELITUNG.COM - Penelitian ini menunjukkan jumlah anak-anak muda usia antara 18 sampai 24 tahun yang berbelanja online mencapai dua kali lipat dibandingkan orang tua mereka.

Anak-anak muda tersebut menggunakan ponsel saat berbelanja online .

"Revolusi ponsel pintar membuat kita terasa dekat ke pusat perbelanjaan. Kedekatan serta kemampuan untuk membeli barang-barang kapanpun Anda ingin, benar-benar penting untuk generasi tersebut," kata Catherine Shuttleworth, dari Savvy Marketing.

Lee Bloor, dari pengecer pakaian online merk Lavish Alice, mengatakan ledakan penjualan dengane-commerce membuat para pembeli kini memiliki hubungan yang berbeda dengan pakaian dibandingkan dengan ketika mereka pergi ke sebuah toko.

"Anda bisa mencobanya, Anda bisa menyentuhnya, Anda bisa merasakannya, Anda bisa melihat bagaimana pakaian itu pas di tubuh anda saat di ruang ganti dan saat Anda sudah membelinya, Anda mungkin akan tetap memegangnya. Saat ini kita melihat tren konsumen yang membeli beberapa ukuran dari produk yang sama sehingga mereka menggunakan kamar tidur mereka sebagai ruang untuk ganti pakaian," kata Lee Bloor.

Berurusan dengan semua barang-barang yang dikembalikan menjadi tantangan bisnis, tapi Emily Murray tidak menyesal dengan kebiasaan belanjanya.

Dia mengatakan dirinya sudah banyak menghabiskan uang di situs belanjaonline .

"Mereka tidak seharusnya mengiklankan barang yang dikembalikan bebas biaya dan pengiriman gratis jika itu menjadi masalah bagi mereka," katanya.

Editor: Wahyu Kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved