Breaking News:

Sensasi Wisata Misteri, Menelisik Jejak Penampakan Noni Belanda di Bangunan Tua Kotabaru Yogyakarta

Dahulu kawasan itu jadi tempat tinggal petinggi Belanda yang ada di Yogyakarta ketika masa penjajahan.

Ilustrasi 

Meneer Niel


Sketsa penampakan

TAK perlu masuk ke dalam gedung bangunan bekas peninggalan Belanda itu, cukup dari luar, gerbang gedung di 'jaga' dua pohon besar. Anjar, Shinta dan Toro saling tukar pandangan masa lalu di gedung.

Ya, mereka punya kebiasaan saling kroscek satu dengan yang lain apa yang sudah dilihat, sesuai atau tidak, tukar visi itu dibutuhkan untuk meyakinkan penglihatan mereka.

"Kami melakukan itu sebab kadang apa yang dilihat berbeda satu dengan yang lain," kata Shinta.

Yang menyita perhatian kali pertama di pepohonan besar, kata mereka, adalah penampakan sosok sosok mahkluk halus khas Indonesia, seperti kuntilanak. Tak dihiraukan, tim fokus ke bangunan tua yang terkunci.

Ketiganya mencoba melihat, merasakan energi tak kasat mata di gedung itu, gedung bagian depan yang ke timur terlihat dijaga oleh mahluk-mahluk yang terlihat seperti tentara Jepang.

"Mereka berdiri seperti sedang berjaga, namun entah sedang menjaga apa, dua gedung tapi seperti di masa yang berbeda, ada Belanda dan Jepang, "kata Toro.

Shinta mencoba berkomunikasi dengan penampakan di gedung itu, dia melihat ada Noni Belanda, dari komunikasi yang dilakukan, gedung itu digunakan sebagai tempat perkantoran itu asalnya merupakan rumah dari Meener Niel.

"Rumahnya Menir Niel katanya. Saya juga tidak tahu siapa dia, bahasanya tak begitu jelas terdengar," imbuhnya.

"Tolong, tolong saya, kurang lebih artinya seperti itu,"kata Shinta melanjutkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved