Ternyata Banyak Pendaftar Lowongan Tenaga Pendamping Profesional yang Mangkir Ujian

Kemendesa prihatin karena kuota 60 tenaga pendamping profesional untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tidak terpenuhi.

IST
Panitia seleksi Tenaga Pendamping Profesional Kemendesa berfoto bersama usai pelaksanaan tes psikotes 31 peserta, di Kampus UBB Balunijuk Bangka, Sabtu (4/6/2016). (ist) 

Laporan wartawan bangkapos.com, dodi hendriyanto

POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa) prihatin. Pasalnya kuota 60 tenaga pendamping profesional untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tidak terpenuhi.

Padahal, jumlah peserta yang mendaftar ke website Kemendesa untuk Babel tergolong besar yakni 453 orang.

Sayangnya, hanya 295 orang saja yang ikut seleksi tahap pertama. Dari jumlah itu, yang lolos untuk mengikuti seleksi tahap kedua (psikotes) hanya 31 orang.

“Ada 150 pendaftar yang tak ikut tes tahap, mereka ini kami usulkan untuk diberi kesempatan mengikuti ujian susulan,” ujar Wawan, tim seleksi dari Kemendesa, Selasa (7/6/2016).

Ternyata banyaknya pendaftar tenaga pendamping profesional yang tak ikut tes tahap pertama bukan hanya terjadi di Babel saja. Hal serupa ini, menurut Wawan, juga dialami Kalimantan Utara, Nias, Sulawesi Utara dan Kepulauan Sangihe.

“Mereka itu tidak mengikuti tes karena ada hambatan geografis. Mudah-mudahan wacana mereka ikut ujian susulan itu dikabulkan. Sehingga kuota untuk Babel 60 tenaga pendamping profesional dapat dipenuhi. Dalam hal ini, kami minta dukungan pihak satuan kerja provinsi,” ujar Wawan.

Mengenai 31 peserta yang mengikuti psikotes di Ruang Rapat Besar Rektorat UBB, Wawan berharap mereka semua dapat lolos, dan menjadi tenaga pendamping profesional. Meski itu semua itu lanjut Wawan tergantung dari hasil penilaian Pusat Pelayanan Psikologi (PLP) Jakarta.

“Saya berharap mereka semua lolos, apalagi kita tahu semua kuota untuk Babel tidak terpenuhi,” tukas Wawan. (*)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved