Penerimaan Siswa Baru Sekolah Negeri Curang? Segera Lapor Kesini

Pendaftaran ulang siswa baru, masih adanya diskriminasi,dipungut biaya dengan istilah “uang bangku”, hingga,penyalahgunaan wewenang.

Editor: Rusmiadi
Penerimaan Siswa Baru Sekolah Negeri Curang? Segera Lapor Kesini
Ilustrasi

POSBELITUNG.COM, BANGKA - Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016/2017 di sekolah negeri mulai berlangsung, dari jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, SMP/MTs, SMA/MA, SMK sederajat.

Dalam proses PPDB tak dapat dipastikan atau dijamin berlangsung transparan dan murni tanpa kecurangan, karena seperti tahun sebelumnya ada saja kecurangan yang terjadi, baik soal umur, titipan, hingga pemungutan biaya.

"Meskipun penyelenggaraan PPDB merupakan agenda tahunan yang seharusnya sudah memiliki aturan yang jelas, namun seperti tahun-tahun kemarin masih ditemukan adanya unsur maladministrasi yang terjadi," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jumli Jamaluddin, Kamis (9/6/2016)

Ombudsman Babel berharap dalam PPDB 2016/2017 di sekolah negeri berlangsung objektif, transparan, akuntabel, tidak diskirminasi

Ia mengatakan dari monitoring PPDB tahun lalu masih ditemukan adanya penarikan sejumlah biaya tanpa dasar hukum yang jelas, pada saat pendaftaran ulang siswa baru, masih adanya diskriminasi, adanya dipungut biaya dengan istilah “uang bangku”.

Tak hanya itu, lanjutnya masih ada penyimpangan prosedur dan penyalahgunaan wewenang dalam penyelenggaraan PPDB, hal itu ketahui berdasarkan laporan pengaduan masyarakat ke Ombudsman.

Selain itu dalam PPDB ‎pihak Ombudsman meminta sekolah tidak memungut biaya tanpa ada dasar hukumnya, dan atau tidak menerima gratifikasi terkait siswa ingin mendapatkan sekolah yang favorit, atau karena ingin masuk sekolah diluar ketentuan/persyaratan yang sudah ditetapkan/ditentukan oleh peraturannya.

Jika masyarakat menemukan penyimpangan/pelanggaran atau sebagai korban, agar segera melapor ke Ombudsman RI melalui SMS Center Pengaduan PPDB Tahun Ajaran 2016/2017.

Dengan cara ketik:Nama Pelapor*No.KTP*Nama sekolah*isi laporan, kirim ke 0897-6449-566, atau laporkan/adukan langsung ke Pos Pengaduan PPDB Ombudsman RI Babel di Jalan Fatmawati No.01 Pngkalpinang, telp 0717 433219, fak. 0717 435 947, email:ombudsman.ri.babel@gmail.com‎.

"Salah satu agenda penting di bidang pendidikan yang sangat menentukan keberhasilan proses pendidikan di setiap satuan pendidikan adalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Bagi sekolah, proses ini sangat menentukan input calon peserta didik yang akan menjadi peserta didiknya, bagi dan segi kualitas maupun kuantitasnya. Oleh karena itu, pada pelaksanaannya unit pendidikan menjaring atau menyeleksi peserta didik yang akan diterima di sekolah yang bersangkutan," imbuh Jumli.

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved