Breaking News:

Ini Perasaan Orang Tua yang Anaknya Gagal Masuk SMAN 1 Tanjungpandan

Aku pusing nyari sekolah anak aku, kata Tan Sung Guan orang tua Meifiani

Pos Belitung/Wahyu Kurniawan
ILUSTRASI: Pengumuman penerimaan siswa didik baru di SMAN 1 Tanjungpandan, Senin (22/6/2015). 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Lulusan SMPN 2 Tanjungpandan Meifiani gagal masuk SMA Negeri 1 Tanjungpandan berdasarkan hasil seleksi pembobotan berdasarkan surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN) diumumkan, Kamis (16/6/2016) pukul 12.00 WIB siang.

Seleksi ini menggunakan nilai hasil ujian nasional sebagai dasar penentuan peringkat calon siswa di SMAN 1 Tanjungpandan.

Artinya semakin rendah hasil ujian siswa, maka peringkatnya akan semakin rendah.

SMAN 1 Tanjungpandan menerima siswa sebanyak 224 orang untuk tujuh kelas di mana setiap kelas diisi 32 siswa. Orang tua Meifiani, Tan Sung Guan mengatakan anaknya sempat masuk peringkat ke-220 pada waktu sehari sebelum pengumuman, Rabu (15/6/2016).

Mendapat kenyataan anaknya tidak lolos, warga Desa Air Saga ini membawa berkas pendaftaran putrinya di SMAN 1 Tanjungpandan ke SMK Negeri 1 Tanjungpandan.

Namung sayang berkasnya ditolak karena pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) telah ditutup.

"Aku pusing nyari sekolah anak aku, pendaftaran murid baru di SMKN 1 lah tutup. SMAN 2, SMKN 3 juga lah tutup. Susah nak sekolah, anak aku dak mau sekolah katanya," kata Tan Sung Guan kepada Pos Belitung, Jumat (17/6/2016).

Baca selengkapnya di Pos Belitung edisi cetak Sabtu 18 Juni 2016

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved