Breaking News:

Meninggal di Hari Raya Idul Fitri, Tokoh Agama Tanjungpandan Ini Masih Sempat Salat Id

Almarhum selama ini juga dikenal sebagai orang konsisten mengingatkan warga untuk salat subuh.

Facebook/Suhardi Ishak

Laporan wartawan Pos Belitung, Wahyu Kurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un. H. Chaidir Fadli (77), seorang tokoh agama di Desa Aik Ketekok Tanjungpandan meninggal dunia tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (6/7/2016) siang.

Almarhum merupakan salah satu tokoh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Sehari-hari beliau aktif di Masjid Nurul Huda Aik Ketekok.

Beragam ucapan belasungkawan para netizen Belitong kemudian bermunculan di facebook. Almarhum selama ini juga dikenal sebagai orang konsisten mengingatkan warga untuk salat subuh.

Lewat pengeras suara masjid, Beliau mengingatkan warga untuk Salat Subuh. Beliau pula yang menjadi pembaca doa untuk setiap acara ruwahan yang digelar warga sekitar lingkungan masjid.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Belitung Suhardi Ishak mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya sosok yang selama ini ia kenal.

"Inna lillahi wa inna ilaihi roojiuun,Allahumma firlahu warhamhu wa'fuanhuu
Selamat jalan pak nuje tak ada panggilan mu setiap jam 4 subuh 'assholatu khoirun minannauum..',dihari fitri beliau dipanggil alangkah indahnya Insya Allah khuanul khotimah," tulis Suhardi dalam akun facebooknya.

Postingan yang juga melampirkan foto almarhum itu mendapa beragam komentar dari facebooker Belitong. Tak hanya dari Kabupaten Belitung, tapi juga dari Kabupaten Belitung Timur.

Salah satunya menyampaikan bahwa dirinya duduk bersebelahan dengan Alamrhum H. Chaidir Fadli saat menunaikan Salat Id. Bahkan menurutnya kondisi Almarhum pagi itu masih terlihat sehat.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved