Presiden Turki Erdogan Dikudeta Militer, Masyarakat Diminta Melawan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak masyarakat Turki untuk melawan balik para pelaku kudeta.

Presiden Turki Erdogan Dikudeta Militer, Masyarakat Diminta Melawan
http://www.abc.net.au
Recep Tayyip Erdogan 

POSBELITUNG.COM - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, berada dalam situasi aman meski negaranya dalam kudeta militer. Hal tersebut dipastikan setelah dirinya tampil dalam siaran media sosial Facetime yang disiarkan oleh CNN Turki.

Menurut CNN belum jelas keberadaan Erdogan saat memberikan pesan ini.

Dalam kemunculannya tersebut, Erdogan mengajak masyarakat Turki untuk melawan balik para pelaku kudeta.

"Pergi ke jalan dan beri mereka jawaban. Saya akan datang ke lapangan di Ankara," ujar pernyataan Erdogan.

Menurutnya kudeta ini merupakan tindakan ilegal yang berada di luar rantai komando militer Turki.

"Ini dilakukan di luar rantai komando. Siapapun yang bertanggung jawab, kami akan memberi hukuman."

Diberitakan sebelumnya pasukan militer Turki dilaporkan melakukan kudeta terhadap kekuasaan Recep Tayyip Erdogan.

Dilansir oleh Reuters, sebagian pasukan militer melakukan aksi kudeta dengan menutup dua jembatan strategi yang berada di atas Selat Bosporus.

Pesawat-pesawat jet tempur militer juga melakukan terbang rendah di atas langit ibukota Turki, Ankara.

"Kami melakukan ini demi kepentingan demokrasi di negara ini," sebut pernyataan militer Turki yang dilansir oleh Reuters.

Tentara juga mengambil alih televisi nasional Tuki, TRT. Pihak militer lalu mengumumkan jam malam di seluruh negeri dan darurat militer.
Penulis: Fahdi Fahlevi

Editor: Wahyu Kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved