Harga Bawang Mahal, Anggota DPRD Beltim Ini Minta Disperindagkop Ambil Langkah

Anggota Komisi II DPRD Belitung Timur (Beltim) Rohalba meminta dinas mengambil langkah terkait melonjaknya harga bahan pokok di pasaran saat ini

Harga Bawang Mahal, Anggota DPRD Beltim Ini Minta Disperindagkop Ambil Langkah
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Anggota DPRD Beltim Rohalba pamer tas rotan hasil kerajinan tangan Desa Simpang Tiga, Kecamatan Renggiang, Belitung Timur, Senin (23/5/2016). 

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Anggota Komisi II DPRD Belitung Timur (Beltim) Rohalba meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Belitung Timur mengambil langkah terkait melonjaknya harga bahan pokok di pasaran saat ini.

Menurutnya, harga bahan pokok saat ini sudah cukup tinggi hingga membuat warga merasa terhimpit ditengah-tengah perekonomian yang dinilai menurun.

"Mungkin bisa operasi pasar atau bagaimana. Harga itu cukup tinggi itu. Dulu pernah kejadian lebih tinggi dari itu. Kasihan masyarakat," kata Rohalba kepada Pos Belitung, Selasa (26/7/2016).

Rohalba yang kesehariannya juga adalah ibu rumah tangga ini berpendapat, harga bawang ini dipengaruhi oleh musim dan distribusi yang tersendat. Pengaruh musim misalnya ia dasarkan pada informasi di media massa.

"Cuaca seperti ini kan kapal susah merapat. Merapatnya juga di Tanjungpandan. Dan memang suplainya itu tidak maksimal. Panen bawang (di Jawa) itu juga tidak maksimal, akhirnya harga tinggi. Lihat saja di televisi," ujarnya.

Harga bawang merah di Pasar Mekar Jaya, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur menggila. Per kilogram, pedagang menjual bawang merah seharga Rp 60 ribu.

Harga ini adalah harga yang berlaku di tingkat pedagang pasar sejak pasca Idul Fitri 1436 H lalu. Bahkan, harga ini lebih tinggi dibanding harga saat puasa yang hanya Rp 35 ribu per kokilogram dan harga dekat lebaran yakni Rp 50 ribu per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada cabai keriting. "Tidak turun-turun, naik. Agen naik semua. Kami setengah mati berjualan," ujar pedagang Pasar Mekar Jaya, Sawiyah (65) kepada Pos Belitung, Selasa (26/7/2016). (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Wahyu Kurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved