Breaking News:

Jembatan Cinta Menelan Korban, Nyawa Perempuan Ini tak Terselamatkan

Ia pun menjelaskan kronologis kejadian tersebut yang terjadi pada pukul 16.00 WIB. Tepat di sekitar arela Jembatan Cinta, Sri bersama keluarga tengah

Jembatan Cinta Menelan Korban, Nyawa Perempuan Ini tak Terselamatkan
ist
Jembatan Cinta Pulau Tidung.

POSBELITUNG.COM - Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP John Weynart Hutagalung membenarkan jika seorang wisatawan wanita yang merupakan warga di Jalan Cipinang Muara Raya nomor 62 A, RT 001/004, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, yakni Sri Agustiyati (58), tewas yang diduga terjatuh dari Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan (KSS), Kepulauan Seribu, pada Selasa (2/8/2016).

Ia pun menjelaskan kronologis kejadian tersebut yang terjadi pada pukul 16.00 WIB. Tepat di sekitar arela Jembatan Cinta, Sri bersama keluarga tengah bermain bersama.

Sekitar pukul, 14.30 WIB, rombongan keluarga korban yang diketahui sebanyak 15 orang beranjak menuju jembatan cinta, dari homestay di RT 007/001 Kelurahan Pulau Tidung, milik Masrum. Rombongan keluarga korban diketahui ingin bermain di sekitar jembatan Cinta Pulau Tidung tersebut.

"Sekitar pukul 15.15 WIB, Sri atau korban lalu bermain dan berendam di pinggiran pantai area Jembatan cinta bersama keluarganya. Tiba-tiba, korban mengeluh jika perutnya tengah sakit dan terasa mual-mual. Keluarganya pun lalu menepikan korban dan diminta duduk di sebuah bangku yang tersedia di areal jembatan cinta," papar John.

John melanjutkan, korban saat itu meminta keluarga untuk kembali bermain air laut di sekitaran Jembatan Cinta. Diketahui, jelas John, korban saat duduk menahan rasa sakit pada perutnya tersebut.

"Sekitar pukul 16.00 WIB, korban ini seketika terjerembab dari tempat duduknya dan dilihat oleh keluarganya. Jadi bukan jatuh dari Jembatan Cinta. Korban yang jatuh dari tempat duduknya pun menarik perhatian salah seorang warga yang tinggal menetap di Pulau Tidung, yakni Hasyim," ucapnya.

Hasyim yang diketahui berumur 39 tahun ini pun langsung menanyakan pihak keluarga korban dan sesegera mungkin memberitahu keluarga korban yang masih asik bermain air laut di sekitaran areal Jembatan Cinta.

"Pihak keluarga langsung memberikan pertolongan dengan cara membawa korban ke puskesmas terdekat. Hanya saja, nyawa korban tak lagi tertolong alias meninggal dunia. Lalu, sekitar pukul 17.20 WIB, korban selanjutnya dibawa kembali oleh keluarga ke Jakarta menggunakan kapal ambulance pusling. Sementara jenasah masih dalam perjalanan menuju Dermaga Marina Ancol," ungkapnya.

Dijelaskan John, diketahui korban memiliki riwayat penyakit magh akut. Pihak keluarga pun, jelas John langsung membuat surat pernyataan jika menerima dan tidak menuntut ke pihak manapun atas kejadian ini, dan dianggap sebagai musibah.

Penulis: Andika Panduwinata

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved