Breaking News:

Jangan Lagi Obati Luka Bakar dengan Pasta Gigi, Ini Alasannya

Kebiasaan secara turun temurun untuk menyembuhkan luka bakar dengan mengoleskan ke bagian kulit yang terbakar ternyata salah.

BANJARMASIN POST
Luka bakar 

POSBELITUNG.COM - Pasta gigi sering digunakan sebagai penanganan pertama luka bakar seperti terkena knalpot yang panas atau terciprat minyak panas.

Kebiasaan ini diperoleh secara turun temurun untuk menyembuhkan luka bakar dengan mengoleskan ke bagian kulit yang terbakar.

Tahukan anda bahwa tindakan tersebut salah dan berbahaya.

Luka bakar adalah kerusakan jaringan atau kehilangan jaringan yang disebabkan oleh suhu yang panas atau suhu sangat dingin, listrik, bahan kimia, gesekan dan radiasi.

Luka bakar memiliki memiliki derajat yang bermacam-macam, uga memerlukan tindakan yang berbeda tergantung dari bagian yang terkena, tingkat keparahan dan komplikasi yang terjadi.

Penanganan luka bakar pada prinsipnya sama seperti penanganan luka yang disebabkan oleh hal yang lain yaitu perlu penanganan segera dan ditangani secara steril atau suci hama.

Jika luka bakar ditutupi engan pasta gigi, maka luka tersebut langsung bersentuhan dengan kuman yang terdapat pada pasta gigi tersebut.

Belum lagi kandungan lain di pasta gigi tersebut, seperti pemutih, pewarna dan zat-zat lain yang justru bisa membahayakan dan menimbulkan infeksi baru pada luka bakar tersebut.

Mengoles luka bakar engan menggunakan pasta gigi juga akan menutupi kulit dan menghambat cairan yang akan keluar dari dalam tubuh, yang akhirnya menghambat proses penyembuhan.

Jika terjadi luka bakar hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengguyurnya dengan air atau meletakkannya dibawah air yang mengalir.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved