Breaking News:

Isu Perselingkuhan Napi dengan Petugas, Bapas Pontianak Terjunkan Tim untuk Menyelidiki

SC merupakan seorang ibu beranak tiga yang bertugas Balai Pemasyarakatan (Bapas) diduga berselingkuh dengan IP seorang narapidana kasus narkoba...

Politic365
Ilustrasi di balik jeruji besi. 

POSBELITUNG.COM, PONTIANAK - Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Kalbar menerjunkan tim khusus melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya skandal seorang petugas Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pontianak dengan narapidana Rutan Pontianak.

Plh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Pontianak, Winduarto mengatakan, pihaknya telah mengutus tim menyelidiki dugaan adanya skandal perselingkuhan antara SC, Petugas Bapas Pontianak dengan IP Narapidana Rutan Pontianak.

"Tim sudah kami terjunkan untuk menyelidiki. Namun kami tetap menggunakan azas praduga tak bersalah. Kami tidak bisa menuduh staf Bapas itu selingkuh dengan narapidana, sehingga tidak bisa langsung menuding," kata Winduarto, ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/8/2016) lalu.

Namun, mantan Kepala Rutan Mempawah ini mengakui dia mengetahui adanya rumor dari salah satu surat kabar lokal Pontianak, makanya pihaknya langsung menindaklanjuti rumor tersebut untuk mencari kebenaran.

"Akan tetapi secara pribadi, ia mengatakan tidak yakin apakah benar kabar tersebut, karena di dalam Rutan tidak semudah itu untuk berbuat asusila," katanya.

Winduarto menceritakan dia sudah mendapatkan informasi dari yang bersangkutan, namun hasil klarifikasi dari petugas Bapas yang bersangkutan membantah adanya tudingan atau kabar terkait perselingkuhan tersebut.

"Bukan membela staf saya, tapi tidak mungkin adanya perselingkuhan itu hingga berbuat asusila di dalam Rutan," katanya.

Winduarto menegaskan tidak ada tempat untuk bisa berbuat asusila, karena bagian ruangan di Rutan terbuka, sehingga tidak mungkin melakukan perbuatan tersebut di dalam rutan.

Bantahan yang sama juga terkait uang pemberian Rp 300 juta dari IP, narapidana Rutan Pontianak kepada SC Petugas Bapas Pontianak serta terkait SC yang kerap ke Rutan Pontianak lantaran menemui IP.

"Dia memang sering datang berkunjung ke Rutan, akan tetapi untuk menemui familinya yang juga sedang proses hukum dan ditahan di Rutan Pontianak. Tapi dia tidak mungkin melakukan asusila atau perbuatan tidak bertanggung jawab, karena itu ruangan terbuka," jelas Windu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved