Rossi Puji Ducati, Tapi Ini Persiapan Rossi di GP Austria
Enam pembalap terkuat tahun ini juga dalam dua baris pertama. Oleh karena itu dapat menjadi pertarungan yang adil
POSBELITUNG.COM - Performa Ducati sirkuit Red Bull Ring, GP Austria tak ada duanya. Namun pembalap Movistar YamahaValentino Rossi mampu membuktikan dengan kinerja cemerlang di kualifikasi, Sabtu (13/8/2016).
20 tahun lalu, Valentino Rossi posisi pertama pole di kelas 125cc di GP Austria. Tapi saat kualifikasi, pembalap Italia ini tertinggal 0,147 detik dari pembalap Ducati Andrea Iannone juara pole position
"Saya sangat senang berada di barisan depan. Hanya senang sedikit, membuat saya bisa mendorong diri antara dua pabrik Ducati. Ini adalah hasil yang bagus, karena 1: 23,289 menit juga merupakan waktu lap yang sangat baik " kata Rossi seperti dikutip dari speedweek.
Ia menuturkan, Sabtu pagi awal yang buruk, karena harus berjuang pada sesi latihan bebas ketiga. Namun Rossi berusaha mencoba untuk mengubah sesuatu pada mesin dalam rangka meningkatkan percepatan.
"Di sore hari kami telah benar-benar melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan tim, "Rossi memuji tim pabrik Yamaha.
"Dalam FP4 saya ketiga di belakang dua pembalap Ducati. Kita lagi bisa memperbaiki keseimbangan sepeda menjelang kualifikasi. Jadi saya bisa mendorong lebih banyak lagi. Saya merasa sangat baik saat pengereman dan juga dapat dengan cepat berubah penyesuaian. Hal ini sangat penting untuk mesin kami," ujar Rossi.
Ia terus berusaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal, menjadikan lap yang sangat baik. Karena itu penting agar bisa start di barisan depan.
"Tapi sekarang kita harus menunggu kondisi cuaca dan suhu pada hari Minggu. "
Ia mengatakan pilihan ban belakang akan menjadi sangat penting. Entah ban belakang keras atau lembut. Tapi dalam balapan, harus mengarahkan mata ke depan pembalap Ducati.
Disatu sisi di baris kedua ada Lorenzo, Marquez dan Vinales ketiga memiliki kecepatan untuk bertarung untuk menang.
Semula Rossi sedikit khawatir, tapi setelah latihan bebas ke empat, mulai merasa yakin bisa dibarisan pertama pada pertarungan nanti.
Karena semua pembalap lainnya bersama-sama sangat dekat.
"Enam pembalap terkuat tahun ini juga dalam dua baris pertama. Oleh karena itu dapat menjadi pertarungan yang adil"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/rossi_20160814_002703.jpg)