Breaking News:

Lubang Raksasa Ini Nilainya Ratusan Triliun Rupiah, Bisa Menyedot Helikopter yang Terbang di Atasnya

Saking besarnya, poros lubang yang kecil diperkirakan cukup kuat untuk menghisap helikopter.

ALROSA/Mediadrumworld.com
Tambang Mir, lubang raksasa tambang intan berlian di Siberia. 

Tempat itu dimiliki oleh perusahaan Alrosa, yang memproduksi sekitar seperempat berlian dunia.

Pada 2010, perusahaan konstruksi AB Elise mengumumkan rencana untuk membangun kota berkubah di tambang yang sudah tidak digunakan lagi.

Perusahaan itu mengatakan, pihaknya juga menggunakan energi solar untuk menerangi rumah-rumah bagi sekitar 100.000 orang.

Sebelum rencana ini menjadi kenyataan, kemungkinan operasi tambang bawah tanah harus dihentikan.

Pada puncaknya, tambang Mir memproduksi rata-rata dua juta karat intan kasar setahun. Nilainya sedikitnya £20 juta .

Intan terbesar yang pernah dihasilkan adalah sebesar bola golf, termasuk 130,85 karat berlian Olonkho yang bernilai sekitar £250,000.

Kandungan intan berlian di tempat ini ditemukan oleh tiga ahli geologi, Ekaterina Elagina, Uri Khabardin dan Viktor Avdeenko.

Moskow segera melakukan penggalian setelah mendapat kabar tentang hal itu. Tiga ahli geologi menerima penghargaan tertinggi Rusia, Lenin Prize atas usaha mereka.

Setelah Rusia mengalami krisis akibat Perang Dunia 2, pemimpin Soviet saat itu Joseph Stalin menggunakan uang penghasilan dari tambang Mir untuk membangun negara itu. Sehingga Rusia menjadi negara superpower dunia, sebagai saingan Amerika Serikat.

Area Sineria tempat tambang Mir berlokasi dilingkupi cuaca tak bersahabat di dunia. Musim dingin bisa berlangsung selama tujuh bulan dan suhu udara jatuh hingga ke bawah minus 40 derajat celsius.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved