Atlet Muslim Hingga Berjilbab Peraih Mendali Olimpiade Rio
Atlet muslim peraih mendali di perhelatan akbar olahraga Olimpiade
POSBELITUNG.COM - Pesta olahraga Olimpiade Rio de Janeiro 2016, melahirkan sejumlah atlet dari berbagai negara mencetak prestasi meraih mendali, hingga memecahkan rekor dunia.
Diantara sederet atlet peraih mendali ada beberapa diantaranya atlet muslim. Inilah penuturan mereka selama mengikuti jalannya pesta Olimpiade, ditengah isu soal rasis hingga anti muslim di negara tersebut, seperti dikutip dari aboutislam;
Mo Farah

Seorang imigran Muslim asal Somalia, telah menjadi atlet pertama yang memenangkan tiga medali emas Olimpiade untuk Inggris, fakta banyak yang merayakan dalam menghadapi meningkatnya sentimen anti-imigran.
Selama perlombaan, ia mengalami masalah dan sempat terjatuh di trek. Namun ia berusaha kembali dan akhirnya meraih mendali emas.
Melintasi garis, Farah jatuh di trek lagi, kali ini untuk berdoa. Dia menundukkan kepalanya sebelum penonton mengaguminya.
"Saya biasanya berdoa sebelum perlombaan," kata Farah.
"Saya membaca do'a berpikir tentang bagaimana keras saya bekerja dan hanya pergi untuk itu."
Sara Ahmed

Mengenakan jilbab merah, warna bendera bangsanya, angkat besi Mesir Sara Ahmed turun ke podium, untuk meraih medali perunggu. Hal ini menjawab soal muslimah berjilbab berprestasi.
Ahmed menjadi yang pertama menyumbang untuk negaranya Mesir. Tak hanya itu, ia menjadi wanita pertama dalam sejarah 104 tahun kompetisi Olimpiade, dan wanita Arab pertama yang memenangkan medali Olimpiade di angkat besi.
Ibtihaj Muhammad

Ibtihaj Muhammad memenangkan medali pertamanya cabang anggar di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, pada Sabtu, 13 Agustus membuat sejarah sebagai muslim Amerika pertama, yang berkompetisi mengenakan jilbab di Olimpiade.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/olimpiade_20160819_163318.jpg)