KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Dugaan Suap Pengadaan Pupuk

Kedua tersangka itu adalah Komisaris CV Timur Alam Raya Sri Astuti dan Direktur Utama CV Jaya Mekanotama Aris Hadiyanto.

KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Dugaan Suap Pengadaan Pupuk
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/6/2016). 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pupuk di PT Berdikari Persero.

Kedua tersangka itu adalah Komisaris CV Timur Alam Raya Sri Astuti dan Direktur Utama CV Jaya Mekanotama Aris Hadiyanto.

"Tersangka SA ditahan di Rutan Pondok Bambu untuk 20 hari pertama dan AH ditahan di Rutan Guntur," ujar Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, saat dikonfirmasi, Senin (22/8/2016).

Sri dan Aris ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta.

Sebelumnya, KPK lebih dulu menetapkan Sri Astuti dan Budianto Halim Widjaja, wiraswasta pada PT Bintang Saptari sebagai tersangka.

Kemudian, KPK kembali menetapkan tersangka, yakni Aris Hadiyanto.

Penetapan tersebut berdasarkan pengembangan dugaan korupsi berupa pemberian hadiah atau janji kepada PT Berdikari.

Kasus ini masih berkaitan dengan penetapan tersangka Direktur Keuangan PT Berdikari Persero Siti Marwah.

Dalam kasus ini, Siti diduga kuat menerima hadiah untuk keuntungan pribadi dari beberapa perusahaan penyedia pupuk urea bagi PT Berdikari.
Hadiah tersebut diberikan agar perusahaan penyedia pupuk tersebut dapat menyalurkan produknya ke PT Berdikari.

Editor: edy yusmanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved