Breaking News:

Wacana Harga Rokok Rp 50.000, Ini Reaksi Menteri Susi Pudjiastuti

Jika harga rokok di Tanah Air benar-benar naik, Susi mengatakan bahwa momentum itu juga akan

MEDIA INDONESIA/Panca Syurkani
Foto kombinasi memperlihatkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan akhirnya mengepalkan tanganya ke arah Ahok di sela menghadiri acara pelantikan Kepala BNPT dan Kepala BPOM di Istana negara, Jakarta, Rabu (20/7). MI/PANCA SYURKANI 

POSBELITUNG.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merespons positif wacana kenaikan harga rokok di Indonesia.

Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (23/8/2016), Susi mengatakan, naiknya harga rokok akan berdampak positif bagi kesehatan.

"(Harga) rokok naik bagus, biar orang merokoknya jadi kurang. Supaya lebih sehat," ujar Susi.

Jika harga rokok di Tanah Air benar-benar naik, Susi mengatakan bahwa momentum itu juga akan dimanfaatkan oleh dirinya untuk mengurangi konsumsi rokok demi penghematan dan kesehatan.

"Jadi dikurangi, biar hemat. Saya setuju-setuju saja," ujar Susi.

Wacana kenaikan harga rokok hingga Rp 50.000 muncul berdasarkan hasil studi yang dilakukan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany dan rekan-rekan menemukan keterkaitan antara harga rokok dan jumlah perokok.

Dari studi itu terungkap bahwa sejumlah perokok akan berhenti merokok jika harganya dinaikkan dua kali lipat.

Dari 1.000 orang yang disurvei, sebanyak 72 persen bilang akan berhenti merokok kalau harga rokok di atas Rp 50.000.

Pemerintah sendiri mengatakan bahwa cukai rokok selalu ditinjau ulang setiap tahun. Sejumlah indikator menjadi pertimbangan, yakni kondisi ekonomi, permintaan rokok, dan perkembangan industri rokok.

Halaman
12
Editor: Kamri
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved